Perak Melonjak, Dolar Jadi Ancaman
Harga
perak mengalami kenaikan tajam pada perdagangan Kamis (27/8) dan bergerak di sekitar
US$69,50 per ons, naik sekitar 2,74%. XAG/USD kini mendekati batas atas rentang
perdagangan pekan ini, ketika investor mulai
perdagangan pekan ini, ketika investor mulai memusatkan perhatian pada pidato
Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di Jackson Hole.
Pidato
Warsh pada Jumat merupakan katalis utama
Warsh pada Jumat merupakan katalis utama karena market mencari petunjuk mengenai
bagaimana The Fed melihat tekanan inflasi yang masih persisten dan dampaknya
bagi arah suku bunga. Jika Warsh kembali menekankan komitmen membawa
inflasi menuju target 2%, ekspektasi suku
inflasi menuju target 2%, ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama dapat kembali
menguat.
Data
PCE terbaru memaparkan tekanan inflasi AS
PCE terbaru memaparkan tekanan inflasi AS masih berada di atas target The Fed,
meskipun belum menjelaskan akselerasi tajam. Market kini memperkirakan
sekitar 62% peluang suku bunga dipertahankan pada September, sehingga arah
kebijakan berikutnya masih sangat sensitif bagi
kebijakan berikutnya masih sangat sensitif bagi komentar pejabat Fed.
Nada
hawkish juga datang dari sejumlah pejabat The Fed. Presiden Fed Cleveland Beth
Hammack menilai tekanan inflasi masih membutuhkan
Hammack menilai tekanan inflasi masih membutuhkan tindakan, sementara Jeff
Schmid dari Kansas City Fed memperingatkan dampak kenaikan energi mulai masuk
ke perekonomian. Austan Goolsbee juga menilai risiko terbesar dalam jangka
pendek adalah inflasi yang belum sepenuhnya
pendek adalah inflasi yang belum sepenuhnya terkendali.
Komentar
hawkish berpotensi jatuh ke hambatan bagi perak karena dapat mendorong dolar AS
dan yield Treasury lebih tinggi. Sebagai
dan yield Treasury lebih tinggi. Sebagai komoditas yang tidak memberikan bunga,
silver cenderung kehilangan daya tarik ketika biaya peluang memegang logam
mulia meningkat. Namun, ketidakpastian Timur Tengah dan isu Selat Hormuz masih
memberikan dukungan bagi permintaan safe haven.
Analisis
Newsmaker: momentum silver di tengah masih bullish, tetapi area US$70 berubah jadi
resistance psikologis yang sangat penting. Jika
resistance psikologis yang sangat penting. Jika Warsh tidak sehawkish yang
dikhawatirkan peringkat, silver berpeluang menembus US$70 dan memperpanjang reli.
Sebaliknya, komentar tegas mengenai inflasi dan potensi pengetatan dapat memicu
penguatan dolar dan profit taking pada perak.(arl)
Sumber:
Newsmaker.id
📰 Sumber asli: Newsmaker.id
📈 Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
