Gold Pulih Jelang Jackson Hole

📅 2026-08-28
🕐
📰 Sumber: Newsmaker.id

Harga

emas sedikit rebound pada perdagangan Kamis (27/8) setelah dolar AS mengalami penurunan,

sementara investor mulai mengambil posisi menjelang pidato Ketua Federal

Reserve Kevin Warsh di Jackson Hole.

Reserve Kevin Warsh di Jackson Hole. Spot gold naik sekitar 0,4% ke US$4.609,97

per troy ons, setelah sehari di awal anjlok 1,4%, penurunan harian terbesar

dalam sepekan. Kontrak emas Desember naik 0,2% ke US$4.664,40.

Pelemahan

dolar memberikan ruang bagi bullion untuk rebound karena emas merupakan lebih

murah bagi pemegang mata uang lainnya. Namun, kenaikan masih terbatas setelah

harga sejak lama sempat mencapai level

harga sejak lama sempat mencapai level tertinggi sejak pertengahan Mei sebelum

terkena aksi profit taking.

Fundamental

jangka menengah emas masih mendapat dukungan

jangka menengah emas masih mendapat dukungan dari kekhawatiran bagi

pelemahan nilai dolar atau debasement trade. Psikologi pasar ini kembali naik

setelah Departemen Keuangan AS memperbesar program buyback obligasi pemerintah

tenor panjang. Permintaan dari ETF dan

tenor panjang. Permintaan dari ETF dan bank sentral juga tetap berubah jadi salah

satu fondasi penting bagi harga emas.

Di

sisi lain, data inflasi masih merupakan

sisi lain, data inflasi masih merupakan tantangan. PCE AS Juli naik 3,7% secara

tahunan, tidak berubah dari Juni tetapi lebih tinggi dibanding perkiraan 3,6%.

Angka tersebut menyiratkan tekanan harga masih cukup tinggi dan membuat Federal

Reserve sulit untuk memberikan sinyal dovish

Reserve sulit untuk memberikan sinyal dovish secara agresif.

Pasar

kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada September turun jatuh ke

sekitar 34%, tetapi probabilitas kenaikan sebelum

sekitar 34%, tetapi probabilitas kenaikan sebelum akhir tahun masih tinggi,

sekitar 74% untuk Desember. Kondisi ini membuat arah emas sangat sensitif

bagi komentar Warsh mengenai inflasi, suku bunga, serta kondisi bursa

obligasi.

Analisis

Newsmaker: gold di tengah berada dalam fase rebound tetapi belum sepenuhnya

aman. Pelemahan dolar dan permintaan investasi

aman. Pelemahan dolar dan permintaan investasi tetap mendukung, sementara PCE

3,7% menjaga risiko hawkish The Fed tetap hidup. Jika Warsh menekankan perlunya

menekan inflasi dengan kebijakan lebih ketat, dolar dan yield berpotensi naik

sehingga gold kembali tertekan. Sebaliknya, jika

sehingga gold kembali tertekan. Sebaliknya, jika Warsh lebih berhati-hati

bagi kenaikan suku bunga, emas berpeluang kembali mengejar area

US$4.650–US$4.700.(arl)

Sumber:

Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF