Sunday, 8 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Emas Dekati Level Terendah Sebulan

Emas Dekati Level Terendah Sebulan
Emas Dekati Level Terendah Sebulan

🏠 Beranda › Berita › emas Dekati Level Terendah Sebulan

📅 2026-09-16   🕐   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas masih berada di bawah tekanan pada perdagangan Selasa (15/9) karena penguatan dolar AS, kenaikan yield Treasury, dan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. XAU/USD diperdagangkan di sekitar US$4.280 per troy ounce, masih berada dekat level terendah lebih dari satu bulan di US$4.253 yang disentuh pada Senin.

Tekanan kepada emas datang dari market obligasi AS. Yield Treasury tenor 10 tahun kembali mendekati 5%, sementara yield 30 tahun naik ke sekitar 5,40%, level tertinggi sejak 2007. Kenaikan yield meningkatkan daya tarik komoditas berbunga sekaligus menaikkan opportunity cost untuk memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Dolar AS juga tetap kuat. Dollar Index berada di sekitar 99,60 dan mendekati level tertinggi dalam dua pekan. Penguatan dolar membuat emas merupakan lebih mahal bagi pemegang mata uang lain dan menambah tekanan kepada harga logam mulia.

Ekspektasi kebijakan The Fed masih merupakan penggerak utama

Ekspektasi kebijakan The Fed masih merupakan penggerak utama. inflasi CPI AS Agustus berada di 3,4% secara tahunan, sementara PPI naik menjadi 5,4% dari 4,8% pada Juli. Tingginya harga minyak akibat konflik Timur Tengah semakin meningkatkan kekhawatiran inflasi dan membuat bursa memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan Rabu.

Meski demikian, tekanan jual emas belum terlalu agresif karena sebagian besar risiko hawkish The Fed dinilai sudah masuk ke harga. Peringkat kini menunggu proyeksi ekonomi terbaru dan komentar Ketua The Fed Kevin Warsh untuk melihat apakah kenaikan September akan merupakan awal dari siklus pengetatan yang lebih panjang.

Analisa Newsmaker: emas masih menghadapi bias bearish dalam jangka pendek selama yield dan dolar tetap tinggi. Namun, jika The Fed hanya menaikkan bunga tanpa memberikan sinyal pengetatan lanjutan yang agresif, emas berpotensi mengalami rebound. Selain itu, pembelian bank sentral, ETF, dan kekhawatiran kepada utang pemerintah dunia tetap merupakan penopang jangka menengah. (arl)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Kalkulator Emas • Glossarium Trading

Sumber

Artikel ini mengutip laporan Newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.