Minyak Dunia Rontok 16% Sepekan, Ancaman Perang Iran Belum Reda

🏠 Beranda › Berita › Minyak Dunia Rontok 16% Sepekan, Ancaman…
Oil
Harga minyak dunia mencatat penurunan mingguan tajam pada perdagangan Jumat (6/11/2026), ketika investor menimbang risiko meningkatnya kembali konflik militer antara Amerika Serikat (AS) dan Iran setelah pemilu paruh waktu AS.
Kontrak berjangka Brent ditutup naik tipis US$0,03 merupakan US$98,32 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik US$0,31 ke US$90,83 per barel. Meski mencatat kenaikan harian, Brent anjlok lebih dari 16% sepanjang pekan, sedangkan WTI kehilangan hampir 13%, mencerminkan perubahan tajam ekspektasi peringkat kepada risiko geopolitik dan keamanan pasokan energi internasional.
Kekhawatiran kepada potensi eskalasi konflik masih membayangi peringkat setelah berakhirnya pemilu paruh waktu AS. Pendiri sekaligus Presiden Rapidan Energy Group, Bob McNally, memperkirakan peluang dimulainya kembali pertempuran mencapai 80%, yang menurutnya dapat mendorong harga Brent dan WTI melampaui US$100 per barel. Namun, harapan penyelesaian diplomatik juga muncul setelah Iran dilaporkan mengirimkan proposal terkait program nuklir kepada Washington melalui Qatar. Perkembangan tersebut membuat investor berhati-hati dalam menentukan arah harga minyak karena peluang perdamaian dan risiko perang masih sama-sama terbuka.
Di sisi lain, keamanan jalur distribusi minyak Timur Tengah kembali merupakan perhatian setelah Iran melaporkan tiga serangan tambahan kepada kapal tanker di Selat Hormuz pada Kamis. Data United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) juga menyiratkan bahwa insiden terhadap kapal komersial masih berlangsung pada tingkat yang mendekati rekor.
Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran kepada potensi gangguan pengiriman minyak melalui salah satu jalur energi terpenting dunia. Dengan demikian, arah harga minyak selanjutnya diestimasi sangat dipengaruhi perkembangan perundingan AS-Iran, keamanan Selat Hormuz, serta keputusan politik Washington setelah pemilu.
📈 Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
📰 Sumber asli: newsmaker
Panduan & Informasi Resmi
Sumber
Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.
Peringatan Risiko
Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.
