Saturday, 7 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Emas Terkoreksi Usai NFP, Dolar AS Kembali Perkasa

Emas Terkoreksi Usai NFP, Dolar AS Kembali Perkasa
Emas Terkoreksi Usai NFP, Dolar AS Kembali Perkasa

🏠 Beranda › Berita › emas Terkoreksi Usai NFP, Dolar AS Kemba…

Gold

📅 2026-11-07   🕐 03:54   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas dunia turun pada perdagangan Jumat (6/11/2026), setelah laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari perkiraan mendorong penguatan dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Emas spot turun 0,3% merupakan US$4.074,36 per troy ounce, setelah sempat merosot lebih dari 1% hingga menyentuh US$4.033,29. Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup turun 0,9% pada US$4.074,90. Meski terkoreksi, emas masih mencatat kenaikan sekitar 5,2% sepanjang pekan, menuju penguatan mingguan terbesar sejak Agustus.

Tekanan kepada emas meningkat setelah data Nonfarm Payrolls (NFP) Oktober memaparkan pertumbuhan pekerjaan AS melampaui ekspektasi, sementara tingkat pengangguran turun merupakan 4,1%. Kondisi tersebut memperkuat keyakinan bursa bahwa Federal Reserve masih memiliki ruang untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat guna mengendalikan inflasi. Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada Desember meningkat menjadi 81% dari di awal 72,8%, berdasarkan CME FedWatch Tool. Indeks dolar AS turut naik sekitar 0,7% ke level tertinggi sejak 29 Oktober, sementara yield Treasury tenor 10 tahun naik, sehingga meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan bunga.

Di sisi lain, penurunan harga minyak akibat harapan meredanya konflik AS-Iran turut memengaruhi ekspektasi inflasi mancanegara. Namun, kekhawatiran kepada keamanan pasokan energi Timur Tengah masih membayangi bursa. Permintaan fisik emas dari India dilaporkan meningkat menjelang festival Diwali setelah harga logam mulia mengalami koreksi dari level tertingginya.

Sementara itu, perak melonjak 0,8% merupakan US$52,18 per ounce dan platinum naik 1,6% ke US$1.541,42, sedangkan paladium mengalami penurunan 0,6% menjadi US$1.024,59. Investor kini mencermati arah dolar, yield Treasury, dan kebijakan The Fed untuk menilai keberlanjutan pemulihan emas.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.