Emas Melemah Jelang The Fed, Diplomasi Iran Jadi Sorotan

🏠 Beranda › Berita › emas Melemah Jelang The Fed, Diplomasi I…
Gold
Harga emas dunia bergerak melemah
pada perdagangan Selasa (27/10/2026), dengan XAU/USD berada di sekitar US$4.013,45
per troy ounce. Gerakan emas masih terbatas di sekitar level psikologis
US$4.000 karena investor memilih berhati-hati menjelang keputusan kebijakan
US$4.000 karena investor memilih berhati-hati menjelang keputusan kebijakan
Federal Reserve pekan ini.
Market secara luas memperkirakan
The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Rabu
The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Rabu. Peluang kenaikan
suku bunga pada pertemuan kali ini relatif kecil, tetapi tingginya harga energi
membuat ekspektasi kenaikan bunga sebelum akhir tahun masih bertahan.
Tekanan kepada emas juga datang
dari penguatan dolar AS dan yield Treasury. Kondisi tersebut meningkatkan biaya
peluang untuk memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil, sehingga
membatasi minat beli meski harga masih bertahan dekat area US$4.000
membatasi minat beli meski harga masih bertahan dekat area US$4.000.
Di sisi lain, upaya diplomasi
untuk meredakan konflik Amerika Serikat dan Iran turut mengurangi permintaan
kepada komoditi safe haven
kepada komoditi safe haven. Sejumlah pembicaraan regional meningkatkan harapan
bahwa eskalasi konflik dapat dicegah, sementara harga minyak mulai bergerak
lebih stabil setelah sejak awal melonjak tajam.
Meski demikian, risiko inflasi
masih merupakan perhatian utama karena harga energi tetap berada pada level
tinggi. Investor kini menunggu keputusan The Fed dan sinyal mengenai arah suku
bunga selanjutnya
bunga selanjutnya. Nada kebijakan yang lebih hawkish berpotensi menekan emas
lebih jauh, sedangkan sinyal yang lebih dovish dapat membuka peluang pemulihan
kembali di atas level US$4.000.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id
📈 Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
📰 Sumber asli: newsmaker
Panduan & Informasi Resmi
Sumber
Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.
Peringatan Risiko
Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.
