Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Stok Minyak AS Anjlok 3 Juta Barel

Stok Minyak AS Anjlok 3 Juta Barel
Stok Minyak AS Anjlok 3 Juta Barel

🏠 Beranda › Berita › Stok Minyak AS Anjlok 3 Juta Barel

Oil

📅 2026-10-21   🕐 22:44   ⏱️ 2 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan lebih besar dari perkiraan pada pekan yang berakhir 16 Oktober 2026, memberikan kondisi pasar positif bagi market energi internasional. Berdasarkan data terbaru, stok minyak mentah AS menyusut 3,061 juta barel, jauh melampaui ekspektasi pasar yang memperkirakan penurunan hanya sebesar 800.000 barel. Penurunan tersebut mengindikasikan adanya pengetatan persediaan minyak secara nasional, meskipun stok di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma, justru meningkat 987.000 barel.

Penurunan juga terjadi pada persediaan bensin AS yang merosot 2,952 juta barel, jauh lebih besar dibandingkan perkiraan penurunan sebesar 400.000 barel. Sementara itu, persediaan produk distilat, termasuk solar dan minyak pemanas, justru meningkat 1,675 juta barel, berlawanan dengan ekspektasi penurunan sebesar 1,2 juta barel. Aktivitas pengolahan minyak di kilang naik tipis sebesar 34.000 barel per hari, sedangkan impor bersih minyak mentah AS meningkat 837.000 barel per hari. Perbedaan ayunan persediaan tersebut menjelaskan bahwa kondisi pasokan dan permintaan energi AS masih bervariasi antarkategori produk.

Data persediaan yang lebih rendah dari perkiraan berpotensi memberikan dukungan kepada harga minyak dunia, terutama ketika bursa masih dibayangi ketegangan geopolitik Timur Tengah dan ancaman gangguan distribusi melalui Selat Hormuz. Namun, kenaikan stok minyak di Cushing dan persediaan distilat dapat membatasi optimisme investor terhadap pengetatan pasokan secara menyeluruh. Pelaku pasar kini akan mencermati perkembangan permintaan energi AS, kelancaran ekspor minyak Timur Tengah, serta gerakan dolar AS untuk menentukan arah harga minyak berikutnya.

Point of View Newsmaker

Penurunan stok minyak mentah AS sebesar 3,061 juta barel menjelaskan bahwa persediaan minyak nasional menyusut jauh lebih cepat dari perkiraan peringkat. Kondisi ini dapat merupakan katalis bullish bagi harga minyak, terutama ketika risiko geopolitik masih tinggi.

Namun, kenaikan persediaan distilat dan stok di Cushing merupakan faktor penyeimbang. Artinya, penurunan stok minyak nasional belum tentu mencerminkan kekurangan pasokan di seluruh peringkat energi.

Kesimpulan Newsmaker : Data persediaan minyak AS memberikan psikologi pasar bullish jangka pendek, tetapi belum cukup untuk memastikan kenaikan harga secara berkelanjutan. Jika minyak kembali mengalami kenaikan, tekanan inflasi AS berpotensi meningkat dan memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi The Fed, sehingga dapat merupakan hambatan bagi penguatan harga emas.(yds)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.