Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Perak Kehilangan Momentum, Konflik Iran Perburuk Tekanan Inflasi

Perak Kehilangan Momentum, Konflik Iran Perburuk Tekanan Inflasi
Perak Kehilangan Momentum, Konflik Iran Perburuk Tekanan Inflasi

🏠 Beranda › Berita › Perak Kehilangan Momentum, Konflik Iran …

Silver

📅 2026-10-21   🕐 23:49   ⏱️ 2 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga perak kembali turun pada perdagangan Rabu (21/10), bersamaan meningkatnya tekanan dari penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Harga perak spot (XAG/USD) turun 0,89% merupakan US$57,50 per troy ounce, memperpanjang tekanan kepada logam mulia di tengah meningkatnya ekspektasi kebijakan moneter ketat Federal Reserve. Pemulihan dolar AS dari level terendah hampir tiga pekan turut membebani koreksi perak, mengingat penguatan greenback membuat logam mulia menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya. Selain itu, tingginya imbal hasil Treasury meningkatkan daya tarik instrumen berbunga dibandingkan perak yang tidak memberikan imbal hasil.

Tekanan kepada perak semakin meningkat setelah harga minyak mentah Brent melonjak sekitar 1,6% akibat ketidakpastian penyelesaian konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Upaya diplomasi yang melibatkan Pakistan dilaporkan masih menghadapi hambatan, terutama terkait tuntutan Washington terhadap program nuklir Teheran. Iran juga mengindikasikan bahwa pembatasan aktivitas di Selat Hormuz akan tetap berlangsung hingga sejumlah persyaratannya dipenuhi. Ketegangan tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi dunia dan risiko inflasi berkepanjangan. Berdasarkan CME FedWatch Tool yang dikutip dalam laporan market, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember mendekati 90%, sehingga memberikan tekanan tambahan terhadap harga perak.

Investor kini menantikan keputusan kebijakan moneter Federal Reserve pada 28 Oktober serta rilis indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pada 29 Oktober untuk memperoleh petunjuk mengenai prospek inflasi dan suku bunga. Data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan berpotensi memperkuat ekspektasi pengetatan moneter dan memperpanjang pelemahan perak. Sebaliknya, meredanya tekanan inflasi dan penurunan yield Treasury dapat membuka peluang pemulihan harga. Meski demikian, ketidakpastian geopolitik Timur Tengah masih berpotensi menopang permintaan perak sebagai instrumen aman, sehingga gerakan logam mulia ini ditaksir tetap berfluktuasi menjelang keputusan The Fed.

Point of View Newsmaker

Pelemahan perak menuju US$57,50 menyiratkan bahwa ekspektasi suku bunga tinggi The Fed sekarang lebih mendominasi bursa dibandingkan permintaan komoditi aman akibat konflik Timur Tengah. Lonjakan harga minyak merupakan tantangan bagi perak karena dapat mempertahankan inflasi AS pada level tinggi, yang berpotensi mendorong The Fed melanjutkan pengetatan moneter.

Dari sisi teknikal, area US$57 merupakan support psikologis penting bagi XAG/USD. Jika harga menembus level tersebut, tekanan jual berpotensi berlanjut menuju US$56 hingga US$55. Sebaliknya, apabila perak mampu kembali naik di atas US$58, peluang pemulihan menuju US$59–60 dapat terbuka. Level tersebut merupakan skenario pemantauan teknikal, bukan kepastian target harga.

Kesimpulan Newsmaker: Perak masih berada dalam tekanan bearish jangka pendek akibat penguatan dolar AS, tingginya yield Treasury, dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Namun, konflik Timur Tengah dapat membatasi pelemahan melalui permintaan komoditas aman. Keputusan FOMC dan data inflasi PCE pekan depan berpotensi merupakan katalis utama yang menentukan apakah perak mampu bangkit atau justru melanjutkan penurunan. (arl)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.