
🏠 Beranda › Berita › emas Menguat, Dolar Melemah Usai Keputus…
Emas Menguat, Dolar Melemah Usai Keputusan The Fed Jadi Sorotan
- dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS
- The Fed mengambil langkah kebijakan yang sudah banyak diestimasi bursa
- yield Treasury AS turut memberikan ruang bagi emas untuk menguat
- emas merupakan lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain,
- dunia masih merupakan faktor pendukung bagi emas
- Fed selanjutnya
Harga emas bergerak menguat pada
perdagangan hari ini setelah investor mengkaji keputusan kebijakan moneter
terbaru Federal Reserve (The Fed). Emas mendapatkan dukungan dari pelemahan
dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS
dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS, meskipun peringkat masih
memperhatikan arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.
Koreksi emas terjadi setelah
The Fed mengambil langkah kebijakan yang sudah banyak diestimasi bursa
The Fed mengambil langkah kebijakan yang sudah banyak diestimasi bursa.
Investor sejak lama telah memperhitungkan keputusan tersebut, sehingga fokus
utama bergeser kepada pernyataan bank sentral mengenai prospek suku bunga
berikutnya. Ketidakpastian mengenai apakah The Fed akan kembali menaikkan suku
bunga atau mulai melonggarkan kebijakan membuat bursa tetap berhati-hati.
Selain faktor The Fed, penurunan
yield Treasury AS turut memberikan ruang bagi emas untuk menguat
yield Treasury AS turut memberikan ruang bagi emas untuk menguat. Emas
merupakan komoditi yang tidak memberikan imbal hasil, sehingga ketika yield
obligasi turun, biaya peluang memegang emas merupakan lebih rendah dan meningkatkan
daya tarik logam mulia.
Dari sisi mata uang, dolar AS
yang mengalami tekanan turut membantu gerakan emas. Pelemahan dolar membuat
emas merupakan lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain,
emas merupakan lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain,
sehingga meningkatkan permintaan kepada komoditi safe haven tersebut.
Di sisi lain, risiko geopolitik
dunia masih merupakan faktor pendukung bagi emas
dunia masih merupakan faktor pendukung bagi emas. Ketegangan di Timur Tengah
serta kekhawatiran kepada stabilitas ekonomi mancanegara membuat sebagian investor
tetap mencari instrumen lindung nilai.
Ke depan, perhatian bursa akan
tertuju pada data ekonomi Amerika Serikat berikutnya, terutama indikator
inflasi dan tenaga kerja yang dapat memberikan petunjuk mengenai langkah The
Fed selanjutnya
Fed selanjutnya. Jika tekanan inflasi kembali meningkat dan yield naik, emas
berpotensi menghadapi tekanan. Namun, jika peringkat melihat peluang kebijakan
moneter yang lebih longgar, emas masih memiliki ruang untuk melanjutkan
penguatan.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id
