
🏠 Beranda › Berita › Houthi Kembali Serang Saudi, Harga Minya…
Houthi Kembali Serang Saudi, Harga Minyak Bertahan di Level Tinggi
Harga minyak menguat pada
perdagangan Selasa setelah serangan baru Houthi kepada Arab Saudi
meningkatkan kekhawatiran kepada gangguan pasokan di Timur Tengah. Brent
diperdagangkan sekitar US$106,93 per barel, sementara West Texas Intermediate
diperdagangkan sekitar US$106,93 per barel, sementara West Texas Intermediate
(WTI) berada di sekitar US$102,65 per barel.
Sentimen pasar masih ditopang
oleh ketidakpastian di Selat Hormuz
oleh ketidakpastian di Selat Hormuz. Pembicaraan antara Iran dan sejumlah
negara Teluk mengenai pembukaan kembali jalur pelayaran di kawasan tersebut
masih tertunda, sehingga risiko kepada distribusi minyak internasional tetap tinggi.
Kelompok Houthi yang bersekutu
dengan Iran kembali melancarkan serangan kepada sejumlah target di Arab
Saudi. Pada saat yang sama, kelompok tersebut terus memperkuat posisinya di
sepanjang pesisir Laut Merah, sehingga ancaman kepada jalur Bab el-Mandeb
sepanjang pesisir Laut Merah, sehingga ancaman kepada jalur Bab el-Mandeb
semakin besar. Jalur ini merupakan salah satu rute penting bagi perdagangan
energi dunia.
Tekanan terhadap pasokan
bertambah setelah pipa East-West Arab Saudi masih terganggu akibat serangan
sejak awal. Jalur tersebut penting karena digunakan untuk mengalihkan
pengiriman minyak dari Selat Hormuz menuju pelabuhan Yanbu di Laut Merah
pengiriman minyak dari Selat Hormuz menuju pelabuhan Yanbu di Laut Merah. Jika
gangguan berlangsung lama, sekitar 4% pasokan minyak dunia berpotensi
terdampak.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id
