Saturday, 7 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Emas Stabil di Bawah US$4.300, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Emas Stabil di Bawah US$4.300, Pasar Tunggu Keputusan The Fed
Emas Stabil di Bawah US$4.300, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

🏠 Beranda › Berita › emas Stabil di Bawah US$4.300, Pasar Tun…

📅 2026-09-16   🕐   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas bergerak stabil di bawah level US$4.300 per troy ounce pada perdagangan Rabu (16/9), iring-iringan investor menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve. Spot emas menempuh turun 0,2% ke US$4.282,34 per ounce pada pukul 07.55 waktu Singapura.

Emas masih menahan pelemahan dua hari berturut-turut karena harga minyak yang tinggi terus memicu kekhawatiran inflasi. Kondisi ini membuat pasar semakin yakin bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan hari ini.

Pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 92% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga. Ekspektasi tersebut merupakan tekanan bagi emas karena kenaikan biaya pinjaman biasanya membuat instrumen tanpa imbal hasil seperti emas batangan menjadi kurang menarik.

Tekanan lain datang dari yield Treasury AS tenor 10 tahun yang naik hingga 5

Tekanan lain datang dari yield Treasury AS tenor 10 tahun yang naik hingga 5,04% pada Selasa, level tertinggi sejak 2007. Yield tersebut merupakan acuan penting biaya pinjaman dunia dan ikut terdorong oleh aksi penjualan obligasi, tingginya kebutuhan investasi modal, serta kenaikan harga energi.

Harga minyak juga masih merupakan perhatian setelah kenaikan dua hari sejak lama. Ketidakpastian terkait durasi penutupan pipa East-West Arab Saudi membuat pasar energi tetap waspada, terutama karena jalur tersebut selama ini membantu mengalihkan jutaan barel minyak per hari dari Selat Hormuz.

Sepanjang bulan September, emas telah turun lebih dari 3% setelah sempat berunding di atas US$4.700 per ounce pada akhir Agustus. Koreksi ini menyiratkan pasar terus menyesuaikan ulang ekspektasi kepada arah kebijakan The Fed dan pergerakan imbal hasil Treasury.

Ulasan Pembuat Berita: Gerakan emas di bawah US$4.300 memaparkan tekanan utama masih berasal dari kombinasi imbal hasil tinggi, ekspektasi kenaikan suku bunga Fed, dan kekhawatiran inflasi energi. Jika The Fed menaikkan suku bunga dan Kevin Warsh memberi sinyal hawkish, XAU/USD berisiko kembali menguji area US$4.250. Namun, jika The Fed terdengar lebih hati-hati kepada kenaikan lanjutan, emas ditaksir mengalami rebound teknikal ke area US$4.320–US$4.350. (asd)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Kalkulator Emas • Glossarium Trading

Sumber

Artikel ini mengutip laporan Newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.