XAUUSD Rontok, NFP AS Jauh di Atas Ekspektasi

🏠 Beranda Berita XAUUSD Rontok, NFP AS Jauh di Atas Ekspe…

Gold

XAUUSD Rontok, NFP AS Jauh di Atas Ekspektasi

📅 2026-09-04   🕐 20:21   ⏱️ 2 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas jatuh tajam pada perdagangan Jumat (4/9), setelah laporan Nonfarm Payrolls Amerika Serikat dirilis jauh lebih kuat dari ekspektasi. XAU/USD bergerak di sekitar US$4.380 per troy ounce, turun 2,10% pada hari itu, sekaligus menghapus sebagian besar kenaikan yang terjadi pada sesi sejak awal.

Pada Kamis, emas sempat naik hampir 2% dan menembus area US$4.500. Namun, momentum tersebut berbalik cepat setelah data tenaga kerja AS memaparkan ekonomi masih cukup kuat, sehingga kembali mendorong penguatan dolar AS dan yield Treasury.

Ekonomi AS menambah 162.000 pekerjaan pada Agustus, jauh di atas ekspektasi peringkat yang hanya memperkirakan kenaikan 56.000. Data Juli juga direvisi naik berubah jadi bertambah 21.000 pekerjaan, dari sejak awal menempuh turun 23.000, sementara data Juni direvisi menjadi 31.000 dari 20.000.

Tingkat pengangguran AS tetap berada di

Tingkat pengangguran AS tetap berada di 4,1%, sesuai perkiraan market. Kombinasi pertumbuhan pekerjaan yang kuat dan pengangguran yang stabil membuat pasar kembali menilai bahwa The Fed masih memiliki ruang untuk fokus pada risiko inflasi.

Dolar AS langsung naik setelah laporan tenaga kerja tersebut. Indeks Dolar AS atau DXY bergerak di sekitar 99,22, setelah sejak lama sempat turun ke level terendah lebih dari satu pekan di 98,83 pada Kamis. Yield Treasury AS tenor 10 tahun juga kembali menguji area 4,81%, level tertinggi sejak Oktober 2023.

Data NFP yang kuat kembali menghidupkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan ini. Kondisi tersebut membalik sebagian psikologi pasar dovish yang sempat muncul setelah komentar Gubernur The Fed Christopher Waller, yang sejak lama menyebut mulai melihat tanda-tanda disinflasi.

Secara teknikal, area US$4.500 kini berubah

Secara teknikal, area US$4.500 kini berubah jadi resistance terdekat bagi emas, diikuti 200-day SMA di sekitar US$4.534. Selama XAU/USD masih tertahan di bawah area tersebut, tekanan jual berpotensi tetap dominan dalam jangka pendek.

Tinjauan Newsmaker: Kejatuhan emas menyiratkan market langsung mengalihkan fokus dari komentar dovish Waller ke data tenaga kerja AS yang jauh lebih kuat dari perkiraan. NFP 162.000 memberi ruang bagi The Fed untuk tetap hawkish, terutama jika data inflasi CPI dan PPI pekan depan kembali panas. Dalam kondisi dolar dan yield naik, emas berisiko kembali menguji area US$4.350 hingga US$4.300. Namun, jika inflasi berikutnya melandai, tekanan kepada emas bisa mereda dan membuka peluang rebound terbatas. (asd)

Disclaimer: artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF