Wednesday, 21 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Emas Masih Kuat, NFP Jadi Penentu Arah Berikutnya

Emas Masih Kuat, NFP Jadi Penentu Arah Berikutnya
Emas Masih Kuat, NFP Jadi Penentu Arah Berikutnya

🏠 Beranda › Berita › emas Masih Kuat, NFP Jadi Penentu Arah B…

Gold

📅 2026-09-04   🕐 17:13   ⏱️ 2 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas bergerak relatif stabil pada perdagangan Jumat (4/9) dan masih berada di jalur kenaikan mingguan tipis, sejalan investor mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada September. Harga emas spot bergerak di sekitar US$4.474,78 per troy ounce, sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun sekitar 0,4% ke level US$4.521,40 per troy ounce.

Meski koreksi hari ini cenderung terbatas, emas berhasil bangkit dari level terendah tiga pekan yang disentuh pada Rabu. Pemulihan semakin kuat setelah Gubernur The Fed Christopher Waller memberi sinyal bahwa dirinya cenderung mendukung suku bunga tetap tidak berubah pada pertemuan September apabila data inflasi berikutnya menjelaskan tekanan harga terus mereda. Komentar tersebut membuat bursa memangkas taruhan bagi kenaikan suku bunga dan memberikan dorongan baru bagi emas.

Analis independen Ross Norman menilai komentar Waller merupakan katalis kuat yang mendorong emas naik sekitar 2% pada sesi di awal. Namun, pengaruh pernyataan pejabat The Fed berpotensi bersifat sementara karena perhatian market kini beralih kepada data ekonomi terbaru. Investor terlihat kembali positif kepada prospek emas, tetapi membutuhkan konfirmasi dari data tenaga kerja dan inflasi AS sebelum mendorong harga lebih jauh.

Fokus utama market kini tertuju pada

Fokus utama market kini tertuju pada laporan Nonfarm Payrolls AS yang akan dirilis Jumat malam. Data tersebut akan jatuh ke petunjuk penting mengenai kondisi pasar tenaga kerja sekaligus prospek kebijakan The Fed. Setelah NFP, perhatian akan beralih pada laporan CPI dan PPI Agustus pekan depan. Data tenaga kerja atau inflasi yang lebih lemah berpotensi semakin menekan peluang kenaikan suku bunga dan mendukung emas, sedangkan angka yang lebih kuat dapat kembali meningkatkan tekanan kepada logam mulia.

Prospek jangka menengah emas masih dinilai positif oleh sejumlah institusi. Citi mempertahankan pandangan bullish bagi logam mulia dengan target harga emas tiga bulan di sekitar US$4.800 per troy ounce dan proyeksi enam hingga 12 bulan sebesar US$5.000. Bank tersebut menilai momentum kenaikan harga berpotensi kembali menarik pembelian investor ritel, sementara permintaan fisik di India mulai membaik setelah koreksi harga dan aliran investasi tetap menopang konsumsi emas di China.(yds)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Kalkulator Emas • Glossarium Trading

Sumber

Artikel ini mengutip laporan Newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.