Pertamina Pamerkan Bahan Bakar Pesawat dari Minyak Jelantah di IdeaFest

🏠 Beranda Berita Pertamina Pamerkan Bahan Bakar Pesawat d…

Pertamina Pamerkan Bahan Bakar Pesawat dari minyak Jelantah di IdeaFest

📅 2026-09-05   🕐 18:00   ⏱️ 2 menit baca   📰 Sumber: Detik Finance💬 WA📘 FB🐦 X

PT Pertamina (Persero) memperkenalkan Sustainable Aviation Fuel (SAF) dalam gelaran IdeaFest 2026 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan. SAF merupakan bahan bakar penerbangan berkelanjutan yang salah satu bahan bakunya berasal dari Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah.

Melalui booth Pertamina, pengunjung dapat melihat lebih dekat perjalanan minyak jelantah, mulai dari dikumpulkan hingga dimanfaatkan sebagai bahan baku SAF. Inovasi ini juga menyiratkan bagaimana partisipasi masyarakat dalam aktivitas sederhana dapat merupakan bagian dari pengembangan ekosistem energi rendah karbon.

Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita mengungkapkan pengembangan SAF merupakan salah satu langkah konkret Pertamina dalam menjalankan transisi energi sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Minyak itu kita buat untuk bahan bakar pesawat udara. Namun jangan khawatir, ini aman karena risetnya sudah diinisiasi sejak 2015, diteliti secara ketat dan diuji coba dari 2021 hingga 2025," ujar Arya dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/9/2026).

Arya mengungkapkan SAF juga telah digunakan pada penerbangan Pelita Air Service, anak perusahaan Pertamina, untuk rute Jakarta-Bali. Pengembangan ini merupakan salah satu bukti inovasi energi rendah karbon dapat berangkat dari sumber daya yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

SAF Project Commercial PT Pertamina Patra

SAF Project Commercial PT Pertamina Patra Niaga, Ibrahim Akbar mengungkapkan konsep pemanfaatan minyak jelantah berubah jadi salah satu topik yang paling menarik perhatian pengunjung IdeaFest.

"Hari ini saya berkesempatan mempresentasikan program Pertamina yang mengubah minyak jelantah berubah jadi bahan bakar terbarukan. Saya melihat antusiasme yang sangat besar. Dari semua yang bertanya, semuanya tentang UCO," kata Ibrahim.

Ujar Ibrahim, karakter pengunjung IdeaFest yang didominasi generasi muda memberikan ruang bagi Pertamina untuk mengenalkan transisi energi dengan cara yang lebih dekat dan relevan. Selain memahami inovasinya, masyarakat juga dapat mengambil bagian melalui pengumpulan minyak jelantah sebagai bahan baku.

"Harapannya, lebih banyak lapisan masyarakat mengetahui

"Harapannya, lebih banyak lapisan masyarakat mengetahui program ini sehingga sumber bahan baku, dalam hal ini minyak jelantah, bisa kita kumpulkan sebanyak-banyaknya," ungkapnya.

Ibrahim lalu, pengembangan ekosistem SAF membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Selain aspek teknologi, tantangan yang perlu dijawab mencakup disparitas harga, mekanisme pengumpulan minyak jelantah, hingga dukungan regulasi.

Karena itu, Ibrahim menilai keterlibatan masyarakat berubah jadi salah satu bagian penting dalam membangun rantai pasok UCO yang lebih kuat.

"Harapan konkretnya, semakin banyak yang mengetahui

"Harapan konkretnya, semakin banyak yang mengetahui program beli minyak jelantah yang sudah ada kini dan semakin besar jumlah atau volume minyak jelantah yang bisa kita kumpulkan," pungkas Ibrahim.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Detik Finance

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Glossarium Trading

By IT EF