Saturday, 7 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Dua Tekanan Sekaligus: Yen & Dolar Kompak Melemah

Dua Tekanan Sekaligus: Yen & Dolar Kompak Melemah
Closeup of US 100 dollar bill and Japanese 10000 yen banknote against a cork background.

Yen melemah pada hari Senin (8/9) setelah Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengumumkan pengunduran dirinya pada akhir pekan, sementara Dolar melemah karena laporan ketenagakerjaan AS yang lemah pada hari Jumat memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve bulan ini.
Fokus Pasar juga akan tertuju pada pemungutan suara mosi tidak percaya yang akan dilakukan Perdana Menteri Prancis Francois Bayrou nanti, yang diperkirakan akan kalah. Pengumuman pemungutan suara tersebut, yang diserukan oleh Bayrou sendiri, telah menjerumuskan ekonomi terbesar kedua di zona euro itu lebih dalam ke dalam krisis politik.
Saham Jepang melonjak sementara Obligasi Pemerintah (JGB) stabil, meskipun imbal hasil JGB super-panjang bertahan mendekati rekor tertinggi.
Yen hampir tidak bereaksi terhadap data pada hari Senin yang menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh jauh lebih cepat dari perkiraan awal pada kuartal kedua.
Dolar berjuang untuk memulihkan kerugian besarnya setelah jatuh tajam pada hari Jumat karena data yang menunjukkan keretakan lebih lanjut di Pasar tenaga kerja AS. Laporan penggajian nonpertanian menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS anjlok pada bulan Agustus dan tingkat pengangguran meningkat ke level tertinggi hampir empat tahun di angka 4,3%.
Investor meningkatkan taruhan akan pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin dari The Fed akhir bulan ini setelah rilis laporan tersebut dan kini memperkirakan peluang penurunan tersebut sebesar 10%, dibandingkan dengan tidak ada penurunan sama sekali seminggu yang lalu, menurut perangkat CME FedWatch.
Sterling menguat tipis 0,1% menjadi $1,3534, setelah menguat lebih dari 0,5% pada hari Jumat, sementara euro stabil di $1,1725, setelah mencapai level tertinggi lebih dari satu bulan pada hari Jumat.
Indeks Dolar turun tipis 0,2% menjadi 97,7, setelah melemah lebih dari 0,5% pada hari Jumat. Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada hari Jumat menyerukan pengawasan baru terhadap The Fed, termasuk kewenangannya untuk menetapkan suku bunga, seiring pemerintahan Trump mengintensifkan upayanya untuk mengendalikan bank sentral.
Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan tiga finalis untuk menggantikan Ketua The Fed Jerome Powell, yang telah dikritiknya sepanjang tahun karena tidak memangkas suku bunga seperti yang dituntutnya.
Di tempat lain, Dolar Australia dan Selandia Baru masing-masing naik 0,5% menjadi $0,6585 dan $0,5926.
Sumber: Reuters

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.