Friday, 6 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Tertekan, Diplomasi Iran Mulai Menguat

Minyak Tertekan, Diplomasi Iran Mulai Menguat
Minyak Tertekan, Diplomasi Iran Mulai Menguat

🏠 Beranda › Berita › Minyak Tertekan, Diplomasi Iran Mulai Me…

Oil

📅 2026-11-06   🕐 17:29   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga minyak retak pada Jumat (6/11) setelah sempat menguat tajam, bersamaan meningkatnya harapan kepada penyelesaian konflik Iran. Brent kembali diperdagangkan di bawah US$97 per barel setelah sejak lama menguat 6,6% sejak awal perdagangan Kamis. Koreksi minyak tetap sangat mudah menguap dengan harga bergerak dalam rentang sekitar US$19 sejak awal pekan.

Suasana pasar berubah setelah Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani berbicara dengan Presiden AS Donald Trump mengenai upaya deeskalasi konflik di kawasan. Perkembangan tersebut meningkatkan harapan bahwa jalur diplomasi dapat membantu memulihkan arus energi dari Timur Tengah. Namun, Brent masih berada di jalur penurunan hampir 18% sepanjang pekan, yang akan merupakan penurunan mingguan terbesar sejak April 2020.

Pelemahan harga juga terjadi ketika dolar AS menguat, sehingga memberikan tekanan tambahan kepada komoditas yang dihargai dalam dolar. Setelah kemenangan Demokrat dalam pemilu paruh waktu AS, market melihat tekanan politik terhadap Trump untuk mengakhiri konflik semakin besar. Kendati demikian, perbedaan antara Washington dan Teheran masih cukup besar dan proses negosiasi sejak lama belum menghasilkan kesepakatan permanen.

Di sisi pasokan

Di sisi pasokan, pemulihan ekspor minyak dari kawasan Teluk juga memperkuat kondisi pasar bearish. Produksi dari negara-negara seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab mulai kembali mendekati level sebelum perang, bahkan persaingan merebut bursa kembali meningkat. Arab Saudi juga memangkas harga minyak untuk pembeli di Asia ke level terendah dalam enam tahun.

Analisa Newsmaker: harga minyak kini berada di antara harapan diplomasi dan risiko geopolitik. Jika pembicaraan Qatar, AS, dan Iran menghasilkan kemajuan nyata, pemulihan pasokan dapat memberikan tekanan lanjutan kepada harga. Namun, selama Selat Hormuz masih menghadapi gangguan dan serangan terhadap fasilitas energi terus berlangsung, peringkat tetap berpotensi mengalami pembalikan harga yang tajam. (srh)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Glossarium Trading

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

NEWS

Emas Koreksi Menjelang NFP!

Harga emas dunia mengalami koreksi tipis pada perdagangan Jumat (6/11/2026), tetapi masih berada di jalur penguatan mingguan terbesar…

Baca

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.