Saturday, 7 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Emas Stabil Pasca Powell Redam Harapan Pemangkasan Suku Bunga Fed

Emas Stabil Pasca Powell Redam Harapan Pemangkasan Suku Bunga Fed

Harga Emas sedikit menguat setelah sebelumnya anjlok tajam, seiring para trader mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga pada bulan September. Hal ini terjadi setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyatakan bahwa kebijakan bank sentral saat ini dinilai masih berada pada posisi yang tepat.
Harga Emas batangan diperdagangkan mendekati $3.285 per ons, setelah turun 1,6% pada Rabu—penurunan harian terbesar dalam sebulan terakhir.
Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga untuk kelima kalinya secara berturut-turut. Powell menyebutkan ketahanan Pasar tenaga kerja, inflasi yang masih tinggi, serta ketidakpastian terkait agenda Tarif Presiden Donald Trump sebagai alasan utama. Lonjakan Dolar dan imbal hasil Obligasi turut menekan Harga Emas karena Emas dihargai dalam Dolar dan tidak memberikan imbal hasil.
“Ada banyak ketidakpastian yang masih harus diselesaikan,” ujar Powell dalam konferensi pers setelah pertemuan, seraya menambahkan bahwa keputusan berikutnya di bulan September akan bergantung pada data ekonomi mendatang. Peluang pemangkasan suku bunga pada September kini turun menjadi sekitar 43%, dari sebelumnya 60%.
Agenda Tarif Trump dan kekhawatiran perang dagang global telah menjadi pendorong utama kenaikan Harga Emas tahun ini — termasuk rekor tertinggi di atas $3.500 per ons pada bulan April. Ketegangan geopolitik juga meningkatkan permintaan aset safe haven. Pada pukul 08:06 waktu Singapura, Harga Emas spot naik 0,3% menjadi $3.284,98 per ons. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1%. Sementara itu, Perak stagnan, platinum melemah, dan paladium justru menguat.
Rabu malam, Trump mengumumkan bahwa ia telah mencapai kesepakatan dengan Korea Selatan untuk memberlakukan Tarif 15% atas ekspor negara tersebut ke AS. Beberapa kesepakatan lainnya diperkirakan akan diumumkan sebelum tenggat waktu dagang pada hari Jumat. Investor kini juga mengalihkan perhatian ke data ketenagakerjaan AS bulan Juli yang akan dirilis Jumat, yang diperkirakan menunjukkan moderasi pertumbuhan pekerjaan dan peningkatan tingkat pengangguran.(yds)
Sumber: Bloomberg

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.