Wednesday, 4 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Emas Menguat, Dolar Tertekan Usai Hasil Awal Tengah Semester AS

Emas Menguat, Dolar Tertekan Usai Hasil Awal Tengah Semester AS
Emas Menguat, Dolar Tertekan Usai Hasil Awal Tengah Semester AS

🏠 Beranda › Berita › Emas Menguat, Dolar Tertekan Usai Hasil …

Gold

📅 2026-11-04   🕐 12:12   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas (XAU/USD) mendapat dorongan pada sesi Asia Rabu (4/11) setelah hasil awal pemilu paruh waktu AS meningkatkan komunikasi politik dan menekan dolar AS. Tren awal menjelaskan Partai Demokrat menguasai DPR dan Senat, yang dapat meningkatkan potensi kemacetan di Washington dan membatasi ruang belanja pemerintah.

Tekanan kepada dolar juga membuka ruang bagi emas sebagai komoditas safe haven. Penurunan imbal hasil Treasury juga merupakan faktor pendukung, terutama jika investor meningkatkan permintaan terhadap aset pertahanan di tengah ancaman politik dan kekhawatiran terhadap prospek saham teknologi.

Namun, kenaikan emas masih tertahan oleh ekspektasi hawkish The Fed. Market kini memperkirakan hampir 80% peluang kenaikan suku bunga pada bulan Desember. Ekspektasi tersebut menguat setelah data JOLTS menjelaskan lowongan pekerjaan AS naik merupakan 7,523 juta pada September, dari 7,190 juta pada Agustus.

Kondisi tersebut membuat emas masih kesulitan menembus area US$3.970

Kondisi tersebut membuat emas masih kesulitan menembus area US$3.970. Pertumbuhan ekonomi AS yang relatif kuat dan tekanan harga yang masih tinggi juga memperkuat ekspektasi kebijakan pengetatan, sehingga membatasi daya tarik emas yang tidak memberikan hasil yang tidak seimbang.

Di sisi lain, risiko geopolitik tetap merupakan faktor pendukung. Trump mengungkapkan AS tidak memiliki rencana untuk segera menyerang Iran, namun ketegangan di sekitar Selat Hormuz masih tinggi. Iran menyatakan jalur baru akan dibuka jika sanksi dicabut dan blokade laut AS dihentikan, sementara laporan serangan kepada kapal tanker kembali meningkatkan kekhawatiran pasokan energi.

Ulasan Newsmaker: emas kini berada di persimpangan antara dolar yang merosot dan menghalangi politik AS versus ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Perhatian berikutnya pada ADP, ISM Services, dan terutama NFP Jumat. Selama belum mampu menembus US$3.970, emas rebound masih perlu diwaspadai sebagai pemulihan yang belum terkonfirmasi. (srh)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.