Saturday, 31 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Perak Ambruk 18%, Tekanan Makin Dalam

Perak Ambruk 18%, Tekanan Makin Dalam
Perak Ambruk 18%, Tekanan Makin Dalam

🏠 Beranda › Berita › Perak Ambruk 18%, Tekanan Makin Dalam

Silver

📅 2026-10-30   🕐 23:25   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga perak kembali mengalami tekanan tajam pada perdagangan Jumat (30/10), dengan penurunan lebih dari 5% hingga menembus level US$50 per troy ounce, terendah sejak November 2025. Perak juga berada di jalur mencatat penurunan bulanan sekitar 18% sepanjang Oktober, merupakan pelemahan bulanan terdalam sejak Juni.

Tekanan kepada perak terjadi di tengah aksi jual yang juga melanda logam mulia lainnya. Harga emas turut kembali berada di bawah US$4.000. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya tekanan terhadap komoditas logam mulia setelah konflik Timur Tengah mendorong harga minyak dan meningkatkan kekhawatiran inflasi.

Ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada Desember merupakan salah satu faktor utama yang menekan perak. The Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 3,75%–4% pada pertemuan Rabu, tetapi peringkat masih memperkirakan kemungkinan pengetatan lebih lanjut. Suku bunga yang lebih tinggi membuat komoditi seperti perak menjadi kurang menarik karena tidak memberikan pendapatan bunga.

Tekanan semakin besar setelah aksi jual saham teknologi akibat kekhawatiran kepada besarnya investasi AI mengguncang peringkat keuangan. Investor yang mengalami kerugian di instrumen lain berpotensi melepas kepemilikan logam mulia untuk memperoleh likuiditas, sementara penguatan dolar AS turut menambah beban bagi harga perak.

Tinjauan Newsmaker: Perak kini menghadapi tekanan dari kombinasi ekspektasi suku bunga tinggi, penguatan dolar, dan aksi jual di bursa berisiko. Dengan harga yang sudah berada jauh di bawah rekor tertingginya, pasar akan mencermati apakah area US$50 mampu merupakan pijakan pemulihan atau justru menjadi level baru yang memicu tekanan jual berikutnya. (arl)

Sumber : Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.