Emas Rebound ke Level Tertinggi Sepekan

🏠 Beranda Berita emas Rebound ke Level Tertinggi Sepekan

Emas Rebound ke Level Tertinggi Sepekan

📅 2026-09-22   🕐   ⏱️ 2 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas kembali naik pada perdagangan Jumat (18/9), mencatat level tertinggi dalam satu pekan terakhir setelah tekanan inflasi dari harga minyak mulai mereda. Harga emas spot (XAU/USD) naik sekitar 1,2% ke level US$4.390,11 per troy ounce, setelah sejak awal menyentuh level tertinggi sejak 11 September. Secara mingguan, emas berhasil mencatat kenaikan sekitar 1% dan berada di jalur penguatan pertama setelah tiga pekan sebelumnya mengalami tekanan.

Penguatan emas didorong oleh penurunan harga minyak yang berlanjut selama tiga sesi perdagangan terakhir. Meredanya kekhawatiran kepada gangguan pasokan Arab Saudi membantu mengurangi tekanan inflasi dunia, sehingga investor mulai mengurangi ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat dari bank sentral utama.

Selain faktor minyak, rebound emas juga dipengaruhi oleh aksi beli kembali setelah banyak investor sejak awal mengambil posisi jual menjelang keputusan The Fed. Kenaikan suku bunga yang sudah banyak ditaksir market membuat posisi short pada emas mulai ditutup setelah tekanan jual tidak berlanjut sesuai ekspektasi awal.

Namun, penguatan emas masih menghadapi tantangan dari dolar AS yang tetap kuat

Namun, penguatan emas masih menghadapi tantangan dari dolar AS yang tetap kuat. Indeks dolar AS sempat mencapai level tertinggi lebih dari tujuh pekan, membuat emas yang dihargakan dalam dolar merupakan lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Selain itu, The Fed masih mempertahankan sikap hawkish setelah menaikkan suku bunga 25 basis poin ke kisaran 3,75%–4,00% dan membuka peluang kenaikan tambahan dalam beberapa bulan ke depan.

Market kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed berikutnya pada Oktober berada di sekitar 55%. Sementara itu, Bank of Japan juga menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam 31 tahun, menjelaskan bahwa bank sentral internasional masih menghadapi tantangan inflasi. Meski demikian, permintaan investasi kepada emas tetap terjaga, terutama dari pembelian bank sentral dan arus masuk dana berbasis emas.

Analisa Newsmaker: Gerakan emas pekan ini memaparkan bahwa peringkat mulai menyeimbangkan kembali tekanan dari kebijakan The Fed dengan faktor pendukung lain seperti penurunan harga minyak dan permintaan safe haven. Area US$4.400–US$4.440 merupakan resistance penting yang perlu ditembus untuk membuka peluang kenaikan lebih lanjut. Namun, dolar kuat dan potensi kenaikan suku bunga tambahan masih menjadi risiko utama yang dapat membatasi pergerakan emas.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF