Friday, 6 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Emas Tertekan, Harapan Damai Iran Menguat

Emas Tertekan, Harapan Damai Iran Menguat
Emas Tertekan, Harapan Damai Iran Menguat

🏠 Beranda › Berita › Emas Tertekan, Harapan Damai Iran Mengua…

Gold

📅 2026-11-06   🕐 17:37   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas masih berada di bawah tekanan pada perdagangan Jumat (6/11), meski penurunannya mulai mereda iring-iringan harga minyak kembali turun. Spot gold turun 0,5% ke US$4.067,52 per ounce, setelah sejak awal tertekan oleh aksi jual tajam di saham teknologi. Sementara itu, Brent kembali berada di bawah US$100 per barel setelah muncul perkembangan terkait upaya deeskalasi konflik Timur Tengah.

Tekanan kepada emas berkaitan erat dengan koreksi harga minyak yang merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan prospek inflasi dan suku bunga. Jika harga energi terus turun, tekanan inflasi berpotensi mereda sehingga kebutuhan terhadap kebijakan moneter yang ketat dapat berkurang. Kondisi tersebut sebenarnya dapat menjadi faktor positif bagi emas dalam jangka menengah.

Namun, emas juga masih menghadapi tekanan dari penguatan dolar AS dan aksi jual di bursa saham mancanegara. Di awal, emas sempat melonjak hampir 4% setelah hasil pemilu paruh waktu AS mendorong penurunan yield Treasury dan minyak. Investor melihat kemenangan Demokrat berpotensi meningkatkan tekanan untuk mengakhiri konflik Iran serta membatasi belanja dan pinjaman pemerintah AS.

Kini perhatian market kembali beralih ke data Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang akan merupakan petunjuk penting mengenai arah ekonomi dan kebijakan suku bunga The Fed. Data klaim pengangguran mingguan di awal menyiratkan hasil lebih kuat dari perkiraan, sehingga investor membutuhkan sinyal tambahan untuk menentukan apakah ekspektasi suku bunga perlu kembali disesuaikan.

Ulasan Newsmaker: emas kini berada di tengah tarik-menarik antara pelemahan minyak dan potensi meredanya inflasi dengan penguatan dolar serta ketidakpastian peringkat saham. Jika NFP menjelaskan pasar tenaga kerja yang kuat, tekanan kepada emas berpotensi berlanjut karena ekspektasi suku bunga tinggi kembali menguat. Sebaliknya, data yang turun dapat membuka ruang bagi emas untuk kembali mendapatkan momentum. (srh)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

NEWS

Emas Koreksi Menjelang NFP!

Harga emas dunia mengalami koreksi tipis pada perdagangan Jumat (6/11/2026), tetapi masih berada di jalur penguatan mingguan terbesar…

Baca

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.