Perak Melonjak 4%, Kemenangan Demokrat Tekan Dolar AS!

🏠 Beranda › Berita › Perak Melonjak 4%, Kemenangan Demokrat T…
Silver
- hasil pemilu sela Amerika Serikat (AS) menjelaskan kemenangan Partai Demokrat
- ekonomi pemerintahan Presiden Donald Trump, sehingga mendorong minat investor
- kamar Kongres berpotensi membatasi sejumlah agenda ekonomi Trump, termasuk
- pertumbuhan ekonomi dan market saham AS
- ini, penguatan dolar turut didukung oleh aliran modal asing ke bursa saham
- mengalami pelemahan lanjutan
- suku bunga sebesar 25 basis poin merupakan kisaran 4,00%–4,25%
- Employment Change dan ISM Services PMI, sebelum rilis Non-Farm Payrolls (NFP)
- terus merosot dan imbal hasil obligasi AS menurun, perak berpeluang
- suku bunga The Fed, harga perak berisiko mengalami koreksi
Harga perak dunia melonjak hampir
4% pada perdagangan Eropa, Rabu (4/11/2026), dengan pasangan XAG/USD dilaporkan
mendekati level US$51,85 per troy ounce. Penguatan tersebut terjadi setelah
hasil pemilu sela Amerika Serikat (AS) menjelaskan kemenangan Partai Demokrat
hasil pemilu sela Amerika Serikat (AS) menjelaskan kemenangan Partai Demokrat
yang berhasil menguasai Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat. Perubahan kekuatan
politik di Washington meningkatkan ketidakpastian kepada arah kebijakan
ekonomi pemerintahan Presiden Donald Trump, sehingga mendorong minat investor
ekonomi pemerintahan Presiden Donald Trump, sehingga mendorong minat investor
kepada komoditas aman seperti perak.
Kemenangan Demokrat di kedua
kamar Kongres berpotensi membatasi sejumlah agenda ekonomi Trump, termasuk
kamar Kongres berpotensi membatasi sejumlah agenda ekonomi Trump, termasuk
kebijakan perpajakan, belanja pemerintah, dan dukungan kepada industri
kecerdasan buatan (AI). Ketidakpastian ini memicu kekhawatiran kepada prospek
pertumbuhan ekonomi dan market saham AS
pertumbuhan ekonomi dan market saham AS. Investor mulai mempertimbangkan
kemungkinan meningkatnya hambatan politik dalam pengambilan keputusan
pemerintah, yang dapat memengaruhi arus investasi dan permintaan kepada dolar
Analis Commerzbank memperingatkan
bahwa perubahan politik tersebut berpotensi memberikan tekanan kepada peringkat
saham AS, khususnya indeks Nasdaq yang didominasi perusahaan teknologi. Selama
ini, penguatan dolar turut didukung oleh aliran modal asing ke bursa saham
ini, penguatan dolar turut didukung oleh aliran modal asing ke bursa saham
Amerika. Apabila minat investasi kepada saham AS berkurang akibat
ketidakpastian regulasi dan prospek keuntungan perusahaan, dolar berpotensi
mengalami pelemahan lanjutan
mengalami pelemahan lanjutan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan daya tarik
perak karena logam mulia merupakan relatif lebih murah bagi investor yang
menggunakan mata uang selain dolar.
Meski demikian, penguatan perak
masih menghadapi tantangan dari ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve
(The Fed) pada Desember. Peringkat memperkirakan bank sentral AS akan menaikkan
suku bunga sebesar 25 basis poin merupakan kisaran 4,00%–4,25%
suku bunga sebesar 25 basis poin merupakan kisaran 4,00%–4,25%. Kebijakan moneter
yang lebih ketat berpotensi membatasi kenaikan perak karena logam mulia tidak
memberikan imbal hasil berupa bunga. Investor kini menantikan laporan ADP
Employment Change dan ISM Services PMI, sebelum rilis Non-Farm Payrolls (NFP)
Employment Change dan ISM Services PMI, sebelum rilis Non-Farm Payrolls (NFP)
pada Jumat yang dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga serta ayunan dolar.
Newsmaker mencatat, lonjakan harga perak
mencerminkan meningkatnya permintaan komoditi aman di tengah perubahan politik AS
dan pelemahan dolar. Namun, keberlanjutan penguatan XAG/USD masih bergantung
pada perkembangan kebijakan moneter dan kondisi ekonomi Amerika. Jika dolar
terus merosot dan imbal hasil obligasi AS menurun, perak berpeluang
terus merosot dan imbal hasil obligasi AS menurun, perak berpeluang
mempertahankan momentum kenaikannya. Sebaliknya, apabila data ketenagakerjaan
kembali memaparkan kekuatan ekonomi AS dan memperbesar ekspektasi kenaikan
suku bunga The Fed, harga perak berisiko mengalami koreksi
suku bunga The Fed, harga perak berisiko mengalami koreksi. Dengan demikian,
arah gerakan perak dalam jangka pendek masih dipengaruhi hasil pemilu AS,
perubahan psikologi pasar peringkat saham, dan data ekonomi yang akan dirilis.
📈 Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
📰 Sumber asli: newsmaker
Panduan & Informasi Resmi
Sumber
Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.
Peringatan Risiko
Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.
