Wednesday, 4 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Rebound, Harapan Damai AS-Iran Kembali Meredup

Minyak Rebound, Harapan Damai AS-Iran Kembali Meredup
Minyak Rebound, Harapan Damai AS-Iran Kembali Meredup

🏠 Beranda › Berita › Minyak Rebound, Harapan Damai AS-Iran Ke…

Oil

📅 2026-11-03   🕐 15:49   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga minyak kembali melonjak pada Selasa (3/11) setelah pejabat Iran menyatakan kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan AS masih jauh tercapai. WTI naik 1,66% ke US$98,06 per barel, sementara Brent menguat 1,76% ke US$106,61 per barel.

Kenaikan ini terjadi sehari setelah kedua benchmark anjlok lebih dari 7% akibat harapan negosiasi AS-Iran. Namun, serangan AS kepada Pulau Qeshm kembali meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik dapat meluas dan mengganggu pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.

Seorang pejabat senior Iran menyatakan Teheran tidak akan menerima tuntutan Washington yang dianggap berlebihan. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf juga menyatakan Tehran telah memberikan respons yang kuat dan rasional kepada AS, sehingga kini keputusan berada di pihak Washington.

Perkembangan tersebut kembali memasukkan premi risiko geopolitik ke dalam harga minyak. Meski demikian, kenaikan masih terbatas karena market menilai risiko gangguan pasokan sudah cukup tercermin dalam harga, sementara investor cenderung berhati-hati menjelang pemilu paruh waktu AS.

Risiko pasokan juga datang dari konflik Rusia-Ukraina. Serangan drone Ukraina dilaporkan merusak sebuah kilang minyak di Yaroslavl, Rusia, sementara Rusia kembali menyerang fasilitas energi Ukraina. Kondisi tersebut menambah ketidakpastian kepada pasokan energi mancanegara.

Di sisi lain, AS akan mempertemukan delegasi Rusia dan Ukraina di Abu Dhabi pada 10–11 November untuk membahas upaya mengakhiri perang, kesepakatan keamanan pascaperang, dan deeskalasi. Perkembangan diplomasi ini turut merupakan perhatian bursa energi.

Ulasan Newsmaker: minyak kini berada di persimpangan antara risiko eskalasi dan peluang diplomasi. Selama konflik AS-Iran berlanjut dan risiko gangguan Selat Hormuz tetap tinggi, harga minyak memiliki penopang. Namun, terobosan diplomasi dapat kembali menghilangkan premi risiko dan menekan harga. (arl)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.