Emas Mulai Pulih, Tekanan Belum Hilang

🏠 Beranda › Berita › emas Mulai Pulih, Tekanan Belum Hilang
Gold
Harga emas dunia bergerak melonjak pada perdagangan Asia Senin setelah penurunan harga minyak memberikan sedikit kelegaan kepada tekanan inflasi. Aksi beli di harga rendah juga mulai muncul setelah emas anjlok ke level terendah dalam setahun pada akhir pekan lalu. Emas spot naik sekitar 0,7% ke US$3.903,15 per troy ounce setelah sempat menguat hingga mendekati US$3.915.
Pemulihan terjadi setelah emas merosot 3,7% pada sesi Jumat dan mencatatkan kinerja Oktober terburuk sejak 2008. Suasana pasar membaik setelah laporan menyebut Presiden AS Donald Trump ingin memberikan lebih banyak waktu bagi jalur diplomasi sebelum memutuskan apakah akan melanjutkan serangan kepada Iran setelah pemilu sela AS.
Penurunan harga minyak turut membantu meredakan kekhawatiran inflasi energi yang sejak awal memperkuat ekspektasi kebijakan moneter ketat Federal Reserve. Meski demikian, risiko geopolitik masih tinggi karena Trump sebelumnya membuka kemungkinan serangan lanjutan kepada Iran, sementara Teheran memperingatkan akan memberikan respons yang lebih luas jika serangan kembali terjadi.
Tekanan kepada emas juga datang dari volatilitas market saham internasional
Tekanan kepada emas juga datang dari volatilitas market saham internasional. Aksi jual saham teknologi yang dipicu kekhawatiran terhadap besarnya belanja kecerdasan buatan mendorong sebagian investor melepas kepemilikan emas untuk menutup kerugian di komoditi lain. Namun, tekanan tersebut mulai mereda selama sesi Asia setelah penurunan saham regional tidak sedalam Wall Street.
Di sisi lain, harga yang lebih rendah mulai menarik minat investor dan berpotensi mendorong aksi dip buying dari pelaku peringkat maupun bank sentral. Namun, posisi emas masih tergolong rentan karena sebagian besar arus dana yang masuk ke ETF emas sejak pertengahan Juli kini berada dalam posisi rugi setelah harga turun jauh dari puncaknya.
Secara teknikal, area US$3.886 per troy ounce merupakan level penting bagi gerakan jangka pendek emas. Penutupan di bawah level tersebut dapat membuka tekanan lanjutan, sementara pemulihan kembali ke atas US$4.000 diperlukan untuk mengembalikan prospek jangka pendek menjadi lebih netral. Untuk sementara, volatilitas bursa, arah harga minyak, serta perkembangan konflik AS–Iran akan tetap menjadi faktor utama bagi pergerakan XAU/USD.
📈 Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
📰 Sumber asli: newsmaker
Panduan & Informasi Resmi
Sumber
Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.
Peringatan Risiko
Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.
