Tuesday, 3 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Perak Rebound di Tengah Tekanan Fed

Perak Rebound di Tengah Tekanan Fed
Perak Rebound di Tengah Tekanan Fed

🏠 Beranda › Berita › Perak Rebound di Tengah Tekanan Fed

Silver

📅 2026-11-02   🕐 17:28   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga perak (XAG/USD) mulai bangkit pada perdagangan Senin (2/11)  dan kembali menembus level US$50 per troy ounce. Data bursa terbaru menjelaskan silver berada di sekitar US$50,27, naik sekitar 2,29% hari ini, setelah di awal anjlok tajam hingga mendekati US$49.

Pemulihan tersebut terjadi setelah harga minyak kembali merosot sehingga sedikit meredakan kekhawatiran kepada tekanan inflasi. Perkembangan diplomasi AS-Iran juga merupakan perhatian bursa setelah muncul laporan bahwa Washington masih memberikan ruang bagi upaya negosiasi sebelum mempertimbangkan tindakan militer lanjutan.

Meski demikian, tekanan kepada silver belum sepenuhnya hilang. Dalam perdagangan Jumat, XAG/USD sempat mengalami penurunan lebih dari 6%, membawa harga ke sekitar US$49 dan mencatat level terendah sejak November 2025. Secara bulanan, silver masih mengalami tekanan berat setelah di awal berada jauh di atas level US$50.

Dari sisi kebijakan moneter

Dari sisi kebijakan moneter, peringkat masih memperkirakan sekitar 75% peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember. Ekspektasi tersebut merupakan tantangan bagi silver karena kenaikan suku bunga meningkatkan biaya peluang untuk memegang komoditi yang tidak memberikan imbal hasil.

Selain faktor suku bunga, aksi jual saham mancanegara akibat kekhawatiran kepada tingginya investasi kecerdasan buatan juga di awal mendorong investor melepas kepemilikan silver untuk menutup kerugian di instrumen lain. Kondisi tersebut memperbesar tekanan terhadap logam mulia dalam beberapa sesi terakhir.

Kini perhatian bursa beralih ke data ketenagakerjaan AS pekan ini, terutama NFP, yang dapat memberikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan The Fed. Jika data tenaga kerja memaparkan pelemahan dan ekspektasi kenaikan suku bunga menurun, silver berpeluang mempertahankan pemulihannya; sebaliknya, data AS yang kuat dapat kembali menekan harga. (arl)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.