Thursday, 29 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Melemah, Diplomasi Iran Jadi Sorotan

Minyak Melemah, Diplomasi Iran Jadi Sorotan
Minyak Melemah, Diplomasi Iran Jadi Sorotan

🏠 Beranda › Berita › Minyak Melemah, Diplomasi Iran Jadi Soro…

Oil

📅 2026-10-29   🕐 07:22   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga minyak melemah setelah investor mencermati kembali upaya diplomasi di Timur Tengah untuk mencegah berlanjutnya serangan militer AS kepada Iran. Brent berada di US$114,58 per barel, sementara WTI di US$103,48 per barel, setelah harga minyak sejak lama melonjak tajam.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuturkan Tehran masih memberikan kesempatan bagi jalur diplomasi. Laporan juga menyebut Wakil Presiden AS JD Vance telah menghubungi Mohsen Rezaei, sekretaris badan keamanan tertinggi Iran, meningkatkan harapan bahwa komunikasi antara kedua pihak mulai terbuka.

Presiden AS Donald Trump menuturkan negosiasi berlangsung melalui mediator, meski belum memastikan apakah upaya tersebut akan berhasil. Perkembangan diplomatik seperti ini berpotensi mengurangi premi risiko geopolitik yang di awal mendorong harga minyak lebih tinggi.

Harga Brent telah naik signifikan sepanjang Oktober dan sempat mencapai level tertinggi sejak April. Lonjakan tersebut meningkatkan tekanan kepada konsumen sekaligus menyulitkan bank sentral dalam mengendalikan inflasi, terutama ketika harga energi tetap tinggi.

Market juga mencermati pemilu paruh waktu AS pada 3 November serta perkembangan politik Israel. Trump di awal memberi sinyal kemungkinan melanjutkan operasi militer kepada Iran setelah pemilu, sementara hasil pemilu Israel memaparkan persaingan ketat dan belum menghasilkan jalur jelas menuju pembentukan pemerintahan.

Dari bursa fisik, pasokan menjelaskan sinyal beragam. Ekspor Arab Saudi masih berada di level tinggi meski terdapat serangan kepada infrastruktur energi dan kapal di Selat Hormuz. Di AS, persediaan minyak mentah turun 1,9 juta barel dalam sepekan terakhir dan mencapai level terendah sejak Juli.

Investor selanjutnya akan mencermati laporan kinerja perusahaan minyak besar seperti Shell, TotalEnergies, ExxonMobil, dan Chevron. Kombinasi perkembangan diplomasi Iran, risiko gangguan pasokan, data persediaan AS, dan laporan perusahaan energi akan merupakan faktor penting yang menentukan arah harga minyak berikutnya. (srh)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.