Thursday, 29 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Emas Naik Tipis, Sinyal Warsh Jadi Sorotan

Emas Naik Tipis, Sinyal Warsh Jadi Sorotan
Emas Naik Tipis, Sinyal Warsh Jadi Sorotan

🏠 Beranda › Berita › emas Naik Tipis, Sinyal Warsh Jadi Sorot…

Gold

📅 2026-10-29   🕐 03:21   ⏱️ 2 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas melonjak pada Rabu (28/10) setelah dolar AS turun menyusul pernyataan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh bahwa kondisi keuangan AS menjelaskan pengetatan sejak keputusan suku bunga September. Harga emas spot naik 0,2%, sementara kontrak berjangka emas menguat 0,8%.

The Fed sejak lama mempertahankan suku bunga di kisaran 3,75%–4% melalui keputusan 10-2. Dua pejabat, Lisa Cook dan Beth Hammack, memilih kenaikan 25 basis poin. Keputusan tersebut sesuai dengan ekspektasi market meskipun data inflasi AS terbaru masih menyiratkan tekanan yang lebih tinggi dari perkiraan.

Dalam konferensi pers, Warsh menyatakan kondisi bursa tenaga kerja masih cukup positif, sehingga pembahasan FOMC lebih banyak berfokus pada persoalan inflasi. Ia juga menyebut adanya pengetatan kondisi keuangan dan perubahan perilaku pelaku pasar sejak pertemuan September.

Pernyataan tersebut memberikan sedikit ruang bagi emas untuk naik karena pengetatan kondisi keuangan dapat mengurangi tekanan kepada The Fed untuk segera memperketat kebijakan. Namun, Warsh belum memberikan kepastian mengenai arah suku bunga berikutnya dan menegaskan bahwa keputusan akan sangat bergantung pada data ekonomi yang akan datang.

Data penting yang ditunggu market adalah pertumbuhan ekonomi AS kuartal III dan indikator inflasi PCE September. Kedua data tersebut akan merupakan bahan pertimbangan penting bagi The Fed dalam menentukan kebijakan berikutnya, terutama setelah Warsh menyebut periode mendatang akan dipenuhi informasi ekonomi penting.

Di sisi lain, kenaikan harga minyak membatasi penguatan emas. Brent naik 1,1% di tengah meningkatnya konflik antara kelompok Houthi yang didukung Iran dan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi. Serangan kepada fasilitas energi Saudi kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan.

Analisa Newsmaker: Emas mendapat dukungan dari pelemahan dolar dan sinyal bahwa kondisi keuangan mulai mengetat, tetapi kenaikan harga minyak kembali merupakan risiko karena dapat menjaga inflasi tetap tinggi. Fokus berikutnya tertuju pada data GDP dan PCE AS. Jika inflasi melunak, peluang emas melanjutkan penguatan semakin terbuka, sementara data yang kembali panas dapat memperkuat ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih ketat.

Sumber : Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

NEWS

Emas Melemah, Sinyal Fed Dinanti

Harga emas bergerak melemah pada Rabu (28/10) karena kenaikan harga minyak kembali meningkatkan kekhawatiran inflasi, sementara investor menunggu…

Baca

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.