🏠 Beranda › Berita › Emas Tertekan, Ekspektasi Kenaikan Bunga…

Emas Tertekan, Ekspektasi Kenaikan Bunga The Fed Kembali Bayangi Pasar

📅 2026-09-25   🕐   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas (XAU/USD) kembali

mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (25/9) pagi dengan bergerak di sekitar US$4.267

per troy ounce.  Penurunan ini terjadi

karena meningkatnya ekspektasi pasar kepada kemungkinan kenaikan suku bunga

karena meningkatnya ekspektasi pasar kepada kemungkinan kenaikan suku bunga

tambahan oleh Federal Reserve tahun ini. Penguatan dolar AS dan kenaikan imbal

hasil obligasi merupakan faktor utama yang membatasi ayunan emas.

Tekanan terhadap emas semakin

besar setelah harga minyak kembali naik akibat belum adanya perkembangan

signifikan dalam pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran. Kenaikan harga

energi kembali meningkatkan kekhawatiran inflasi, sehingga pasar memperkirakan

energi kembali meningkatkan kekhawatiran inflasi, sehingga pasar memperkirakan

The Fed perlu mempertahankan kebijakan moneter ketat untuk menjaga tekanan

harga tetap terkendali. Selain itu, imbal hasil obligasi AS tenor panjang

kembali naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua dekade, membuat komoditas

kembali naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua dekade, membuat komoditas

berbasis imbal hasil merupakan lebih menarik dibandingkan emas.

Pasar kini memperkirakan peluang

kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada Oktober berada di

kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada Oktober berada di

kisaran 67,5%, meningkat dibandingkan pekan di awal. Sejumlah pejabat The

Fed juga memberikan sinyal hawkish, dengan menilai tekanan inflasi masih tinggi

dan kebijakan tambahan mungkin diperlukan untuk membawa inflasi kembali menuju

dan kebijakan tambahan mungkin diperlukan untuk membawa inflasi kembali menuju

Meski menghadapi tekanan jangka

pendek, permintaan emas fisik dari China merupakan salah satu faktor pendukung

utama pasar emas

utama pasar emas. Data memaparkan pembelian emas China tetap kuat, didukung

oleh peningkatan permintaan domestik dan pembelian dari bank sentral yang

kembali meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Ayunan emas sekarang berada

dalam tekanan karena kombinasi dolar kuat, yield tinggi, dan ekspektasi suku

bunga The Fed yang lebih agresif. Namun, dukungan dari permintaan China dan

risiko geopolitik masih merupakan faktor penahan pelemahan

risiko geopolitik masih merupakan faktor penahan pelemahan. Fokus pasar

berikutnya akan tertuju pada pidato pejabat The Fed serta perkembangan hubungan

AS-Iran yang dapat memengaruhi arah inflasi dan kebijakan moneter. (asd)

Disclaimer: artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF