🏠 Beranda › Berita › Emas Tertekan oleh Sikap Hawkish The Fed…
Gold
Emas Tertekan oleh Sikap Hawkish The Fed, Namun Risiko Geopolitik Menahan Pelemahan
Harga emas (XAU/USD) bergerak merosot pada perdagangan Selasa (22/9) setelah sempat mengalami kenaikan tipis di sesi Asia. Emas kembali tertekan dan bergerak di bawah level US$4.350 per troy ounce, sejalan meningkatnya kekhawatiran peringkat kepada prospek kebijakan moneter The Fed yang masih cenderung hawkish.
Dari sisi fundamental, tekanan kepada emas datang setelah proyeksi terbaru The Fed menjelaskan adanya peluang kenaikan suku bunga tambahan pada tahun ini. Sejumlah pejabat The Fed, termasuk Presiden Boston Fed Susan Collins dan Presiden St. Louis Fed Alberto Musalem, menilai kebijakan moneter yang lebih ketat masih diperlukan untuk mengendalikan risiko inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga komoditas.
Namun, pelemahan harga emas masih relatif terbatas karena dolar AS belum mampu melanjutkan penguatan secara agresif. Penurunan harga minyak dalam beberapa waktu terakhir turut meredakan kekhawatiran inflasi dan mendorong imbal hasil obligasi AS menjauh dari level tertinggi, sehingga memberikan sedikit dukungan bagi logam mulia.
Selain faktor moneter
Selain faktor moneter, risiko geopolitik Timur Tengah masih merupakan perhatian utama bursa. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran serta meningkatnya konflik antara kelompok Houthi yang didukung Iran dengan Arab Saudi menjaga permintaan kepada instrumen safe haven, sehingga membantu membatasi tekanan turun pada harga emas.
Dari sisi teknikal, emas di tengah berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami volatilitas tinggi. Area support terdekat merupakan perhatian bursa untuk melihat apakah emas mampu mempertahankan momentum pemulihan, sementara area resistance akan menjadi penghalang utama apabila pembeli kembali mendominasi perdagangan.
Ke depan, investor akan mencermati sejumlah katalis penting seperti pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, perkembangan Sidang Umum PBB, serta pidato pejabat The Fed. Kombinasi arah dolar AS, ekspektasi suku bunga, dan suasana pasar geopolitik akan merupakan faktor utama yang menentukan koreksi emas dalam jangka pendek. (asd)
