🏠 Beranda › Berita › Harga emas Terkoreksi ke 4.316, Investor…
Gold
Harga Emas Terkoreksi ke 4.316, Investor Amankan Profit di Tengah Penguatan Dolar AS
- turun ke area 4.316 per troy ounce sejalan investor melakukan aksi ambil untung
- setelah reli panjang yang membawa harga mendekati level tertinggi sejak awal
- semakin meningkat ketika beberapa level teknikal jangka pendek mulai ditembus
- Dolar AS merupakan salah satu tekanan utama bagi ayunan emas
- setelah bursa menilai peluang pelonggaran kebijakan moneter mungkin tidak
- faktor, seperti ketidakpastian ekonomi dunia, permintaan komoditas lindung nilai
- menuju 4.340–4.350 masih terbuka
Harga emas dunia (XAU/USD)
mengalami tekanan pada perdagangan hari ini setelah sejak lama mencatatkan
kenaikan signifikan dalam beberapa sesi terakhir. Logam mulia tersebut bergerak
turun ke area 4.316 per troy ounce sejalan investor melakukan aksi ambil untung
turun ke area 4.316 per troy ounce sejalan investor melakukan aksi ambil untung
(profit taking) dan market kembali mencermati arah kebijakan moneter Amerika
Penurunan harga emas terjadi
setelah reli panjang yang membawa harga mendekati level tertinggi sejak awal
setelah reli panjang yang membawa harga mendekati level tertinggi sejak awal.
Kondisi tersebut mendorong sebagian pelaku bursa, terutama investor institusi
dan dana lindung nilai (hedge fund), untuk mengamankan keuntungan. Tekanan jual
semakin meningkat ketika beberapa level teknikal jangka pendek mulai ditembus
semakin meningkat ketika beberapa level teknikal jangka pendek mulai ditembus
sehingga memicu aksi jual lanjutan dari sistem perdagangan otomatis.
Selain faktor teknikal, penguatan
Dolar AS merupakan salah satu tekanan utama bagi ayunan emas
Dolar AS merupakan salah satu tekanan utama bagi ayunan emas. Indeks Dolar AS
kembali mendapatkan dukungan setelah pernyataan sejumlah pejabat Federal
Reserve menjelaskan bahwa bank sentral masih berhati-hati kepada risiko
inflasi. Penguatan mata uang AS membuat emas merupakan relatif lebih mahal bagi
pemegang mata uang lainnya, sehingga mengurangi daya tarik permintaan kepada
logam mulia.
Di sisi lain, kenaikan imbal
hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury yield) turut membebani
harga emas. Investor mulai mempertimbangkan kembali prospek suku bunga The Fed
setelah bursa menilai peluang pelonggaran kebijakan moneter mungkin tidak
setelah bursa menilai peluang pelonggaran kebijakan moneter mungkin tidak
berlangsung secepat ekspektasi sejak awal. Kondisi ini meningkatkan minat
kepada komoditi berbunga dibandingkan aset yang tidak memberikan imbal hasil
seperti emas.
Meskipun mengalami koreksi,
fundamental jangka panjang emas masih mendapatkan dukungan dari beberapa
faktor, seperti ketidakpastian ekonomi dunia, permintaan komoditas lindung nilai
faktor, seperti ketidakpastian ekonomi dunia, permintaan komoditas lindung nilai
(safe haven), serta perhatian investor kepada perkembangan geopolitik dan kebijakan
bank sentral dunia.
Secara teknikal, gerakan emas
sekarang akan menghadapi perhatian besar pada area 4.300–4.310 sebagai zona
support penting. Jika harga mampu bertahan di area tersebut, peluang pemulihan
menuju 4.340–4.350 masih terbuka
menuju 4.340–4.350 masih terbuka. Namun, apabila tekanan jual berlanjut dan
harga menembus ke bawah 4.300, emas berpotensi melanjutkan koreksi menuju area
4.280 hingga 4.250.
Pelaku market kini akan mencermati
koreksi Dolar AS, imbal hasil obligasi Amerika, serta komentar lanjutan
pejabat Federal Reserve sebagai katalis utama yang dapat menentukan arah emas
pada perdagangan berikutnya.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id
