
🏠 Beranda › Berita › Harga Minyak Turun, emas Dapat Ruang Reb…
Gold
Harga Minyak Turun, Emas Dapat Ruang Rebound
Harga emas kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu (16/9) setelah mengalami penurunan selama dua hari sejak lama. XAU/USD sempat naik lebih dari 1% ke atas US$4.340 per troy ounce, sementara spot gold terekam sekitar US$4.324,01 pada sesi London.
Dukungan kepada emas datang dari penurunan harga minyak setelah reli tajam sejak lama mulai kehilangan momentum. Koreksi minyak sedikit meredakan kekhawatiran inflasi energi yang sebelumnya merupakan salah satu tekanan utama bagi bullion.
Yield Treasury AS juga mulai turun setelah sejak lama menyentuh level tertinggi hampir dua dekade. Yield tenor 10 tahun dan 2 tahun bergerak lebih rendah, sehingga mengurangi sebagian tekanan kepada emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Meski begitu, peringkat masih memperkirakan peluang sekitar 94% bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada pertemuan hari ini. Ekspektasi tersebut diperkuat oleh data inflasi AS yang lebih panas dari perkiraan pada pekan lalu.
Sepanjang September, harga emas masih turun sekitar 3% setelah sempat mendekati US$4.700 per troy ounce pada akhir Agustus. Market kini menilai keputusan The Fed bukan lagi merupakan kejutan utama, melainkan arah kebijakan berikutnya yang akan disampaikan Ketua The Fed Kevin Warsh.
Analisa Newsmaker: Rebound emas di tengah masih ditopang oleh koreksi yield dan harga minyak, tetapi tekanan fundamental belum sepenuhnya hilang. Jika The Fed menaikkan suku bunga dan tetap membuka peluang pengetatan lanjutan, XAU/USD berisiko kembali tertekan. Area US$4.250 merupakan support penting, sementara penembusan di bawah level tersebut bisa membuka ruang penurunan lebih dalam. Sebaliknya, jika Warsh terdengar lebih hati-hati, emas berpeluang melanjutkan rebound menuju area US$4.350–US$4.400. (arl)
