Jelang Sesi Eropa, Gold Terjepit Minyak dan Suku Bunga

🏠 Beranda Berita Jelang Sesi Eropa, Gold Terjepit Minyak …

Jelang Sesi Eropa, Gold Terjepit Minyak dan Suku Bunga

📅 2026-09-15   🕐   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas bergerak melemah

menjelang pembukaan sesi Eropa pada Senin (14/9). Spot gold turun sekitar 0,5%

ke US$4.327,09 per troy ounce, sementara emas berjangka AS turun sekitar 0,9%

ke US$4.367,50

ke US$4.367,50. Harga masih berada di bawah tekanan setelah mencatat penurunan

selama tiga pekan berturut-turut.

Tekanan utama datang dari

lonjakan harga minyak akibat meningkatnya risiko pasokan di Timur Tengah

lonjakan harga minyak akibat meningkatnya risiko pasokan di Timur Tengah. Brent

naik sekitar 3% ke US$107,81 per barel, sedangkan WTI naik 2,9% ke US$102,94

setelah serangan kepada pipa East-West Arab Saudi dan meningkatnya ancaman

kepada jalur pelayaran Hormuz serta Bab el-Mandeb.

Kenaikan minyak kembali

meningkatkan kekhawatiran inflasi dan membuat peringkat semakin yakin Federal

Reserve akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pekan ini

Reserve akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pekan ini. Probabilitas

kenaikan bunga berada di sekitar 87%, meningkat tajam dari sekitar 67% pada pekan

sejak lama. Goldman Sachs dan JPMorgan juga kini memperkirakan The Fed akan

menaikkan bunga pada pertemuan September.

Dolar AS yang menguat juga

merupakan hambatan bagi emas. Dollar Index naik sekitar 0,23% pada perdagangan

Senin, sementara yield obligasi tetap tinggi menjelang keputusan The Fed

Senin, sementara yield obligasi tetap tinggi menjelang keputusan The Fed.

Kondisi tersebut membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil merupakan relatif

kurang menarik dibandingkan komoditas berbunga.

Menjelang sesi Eropa, Gold masih

menghadapi tarik-menarik antara permintaan safe haven dan tekanan suku bunga.

Konflik Timur Tengah dapat menahan penurunan emas, tetapi selama minyak tetap

tinggi, dolar kuat, dan peluang kenaikan bunga The Fed berada di atas 80%,

tinggi, dolar kuat, dan peluang kenaikan bunga The Fed berada di atas 80%,

ruang kenaikan Gold berpotensi terbatas. Area US$4.300 merupakan level psikologis

yang penting untuk diperhatikan dalam koreksi berikutnya.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF