Emas Menguat di Atas US$4.400, Dolar dan Yield AS Melemah

🏠 Beranda Berita emas Menguat di Atas US$4.400, Dolar dan…

Gold

Emas Menguat di Atas US$4.400, Dolar dan Yield AS Melemah

📅 2026-09-03   🕐 11:16   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas menguat pada perdagangan Kamis (3/9), dengan

spot gold naik sekitar 1% ke US$4.433,30 per troy ounce. Penguatan ditopang

oleh pelemahan dolar AS dan turunnya yield Treasury dari level tinggi

sejak lama, sehingga biaya peluang memegang

sejak lama, sehingga biaya peluang memegang emas merupakan lebih rendah. Suasana pasar

juga terbantu oleh data tenaga kerja swasta AS yang relatif lemah, yang membuat

bursa kembali mempertimbangkan seberapa agresif Federal Reserve dapat menaikkan

suku bunga pada pertemuan September.

Fokus utama peringkat kini tertuju pada data Nonfarm Payrolls

AS hari Jumat. Bursa masih memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga The Fed

bulan ini, tetapi hasil NFP yang

bulan ini, tetapi hasil NFP yang lebih lemah dari perkiraan berpotensi menekan

dolar dan yield lebih lanjut serta membuka ruang kenaikan emas. Di sisi lain,

ketegangan AS-Iran tetap memberikan dukungan safe haven, meski meredanya

eskalasi dalam beberapa jam terakhir membatasi

eskalasi dalam beberapa jam terakhir membatasi dorongan tersebut. Selama emas

mampu bertahan di atas area US$4.400, bias jangka pendek masih cenderung

positif, sementara NFP akan berubah jadi penentu arah berikutnya.

Selain faktor dolar dan yield, koreksi minyak juga

tetap berubah jadi perhatian karena kenaikan harga energi dapat kembali memicu

kekhawatiran inflasi. Jika tekanan inflasi meningkat, peringkat bisa kembali

menaikkan ekspektasi suku bunga The Fed,

menaikkan ekspektasi suku bunga The Fed, yang berpotensi membatasi penguatan

emas. Sebaliknya, jika harga minyak mulai mereda dan data tenaga kerja AS terus

menjelaskan pelemahan, tekanan bagi dolar dapat semakin besar dan mendukung

harga emas.

Secara teknikal-fundamental, area US$4.400 kini jatuh ke

level psikologis penting. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut,

momentum kenaikan masih terjaga dengan peluang

momentum kenaikan masih terjaga dengan peluang menguji area resistance

berikutnya. Namun, apabila dolar kembali menguat atau yield Treasury naik

menjelang NFP, emas berpotensi mengalami koreksi jangka pendek. Karena itu,

market kemungkinan tetap bergerak hati-hati hingga

market kemungkinan tetap bergerak hati-hati hingga data tenaga kerja AS

memberikan sinyal yang lebih jelas mengenai arah kebijakan The Fed.(mrv)*

Sumber : Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF