
🏠 Beranda › Berita › Gold Diam, Warsh Siap Ubah Arah
Gold
Gold Diam, Warsh Siap Ubah Arah
Harga emas bergerak relatif datar pada perdagangan Jumat
ketika investor memilih menahan posisi menjelang pidato Ketua Federal Reserve
Kevin Warsh di simposium Jackson Hole. Spot gold berada di sekitar US$4.600,19
per troy ons, sementara kontrak emas
per troy ons, sementara kontrak emas berjangka AS turun sekitar 0,3% ke
US$4.651,41.
Bullion sejak awal sempat menyentuh area US$4.700, level
tertinggi dalam sekitar tiga bulan, setelah
tertinggi dalam sekitar tiga bulan, setelah kekhawatiran bagi kondisi
fiskal AS dan langkah Treasury mendukung peringkat obligasi tenor panjang
meningkatkan permintaan bagi emas. Namun, momentum tersebut mulai
kehilangan tenaga ketika investor beralih fokus
kehilangan tenaga ketika investor beralih fokus ke arah kebijakan The Fed.
Pidato Warsh berubah jadi katalis utama karena merupakan salah
satu pernyataan besar pertamanya sebagai Ketua The Fed. Market akan mencari
petunjuk mengenai pandangan Warsh bagi inflasi
petunjuk mengenai pandangan Warsh bagi inflasi yang masih tinggi dan apakah
bank sentral siap kembali menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.
Data PCE terbaru membuat prospek tersebut semakin
kompleks. Headline PCE Juli berada di
kompleks. Headline PCE Juli berada di 3,7% secara tahunan, menjaga kekhawatiran
bahwa tekanan harga belum sepenuhnya terkendali. Market di tengah memperhitungkan
sekitar 34% peluang kenaikan suku bunga pada September dan sekitar 74% peluang
kenaikan sebelum Desember.
Kenaikan suku bunga biasanya merupakan tekanan bagi emas
karena meningkatkan daya tarik komoditi berimbal hasil. Meski demikian, gold masih
mendapatkan dukungan dari yield Treasury yang
mendapatkan dukungan dari yield Treasury yang lebih rendah dan dolar yang
relatif lemah. Secara bulanan, emas masih mencatat kenaikan lebih dari 13%
sepanjang Agustus, menjelaskan struktur bullish yang belum sepenuhnya hilang.
