Hormuz Belum Jelas, Minyak Bertahan

🏠 Beranda Berita Hormuz Belum Jelas, minyak Bertahan

Oil

Hormuz Belum Jelas, Minyak Bertahan

📅 2026-08-28   🕐 16:28   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga minyak bergerak stabil pada perdagangan Jumat (28/8)

setelah optimisme bagi kesepakatan penuh AS-Iran untuk membuka kembali

Selat Hormuz mulai memudar. Brent kontrak November bergerak di sekitar US$88

per barel setelah naik 1,8% pada

per barel setelah naik 1,8% pada Kamis, sementara WTI berada di sekitar US$83

Psikologi pasar berubah setelah Presiden AS Donald Trump

dilaporkan memberi tahu mediator bahwa Washington tidak tertarik kembali ke

ketentuan gencatan senjata Juni dengan Teheran.

ketentuan gencatan senjata Juni dengan Teheran. Pernyataan tersebut mengurangi

harapan bahwa kesepakatan Iran-Oman mengenai pengelolaan Hormuz dapat

berkembang cepat merupakan perjanjian yang lebih luas.

Gedung Putih juga menegaskan bahwa AS

Gedung Putih juga menegaskan bahwa AS sekarang tidak

sedang bernegosiasi dengan Iran dan blokade bagi pelabuhan Iran akan tetap

berlaku. Kondisi ini membuat risiko geopolitik belum benar-benar hilang,

meskipun pembicaraan diplomatik melalui negara-negara kawasan

meskipun pembicaraan diplomatik melalui negara-negara kawasan masih

berlangsung.

Namun, dari sisi pasokan, situasi di Hormuz mulai

menyiratkan perbaikan. Pelaku bursa memperkirakan sekitar

menyiratkan perbaikan. Pelaku bursa memperkirakan sekitar 6 juta hingga 8 juta

barel minyak per hari kini kembali melintasi jalur tersebut. Arus ini jauh

lebih besar dibandingkan bulan-bulan awal perang, sehingga peringkat mulai lebih

mampu beradaptasi dengan kondisi konflik yang

mampu beradaptasi dengan kondisi konflik yang berlangsung.

Goldman Sachs memperkirakan total ekspor dari kawasan

Teluk Persia kini berada sekitar 15 juta–16 juta barel per hari, meski masih

sekitar 7 juta–8 juta barel di

sekitar 7 juta–8 juta barel di bawah level sebelum perang. Klaim AS bahwa

ranjau di jalur pelayaran utama telah dibersihkan turut memperbaiki suasana pasar,

meski sejumlah sekutu masih meragukan apakah seluruh ranjau benar-benar sudah

disingkirkan.

Ulasan Newsmaker: minyak sekarang berada dalam fase konsolidasi setelah koreksi tajam, dengan

peringkat menyeimbangkan dua faktor besar: peluang diplomasi yang merosot versus

arus minyak Hormuz yang semakin pulih.

arus minyak Hormuz yang semakin pulih. Selama Brent mampu bertahan di sekitar

US$87–US$88, tekanan jual mulai terbatas. Namun, gagalnya pembicaraan AS-Iran

atau gangguan baru kepada pelayaran dapat dengan cepat mengembalikan premi

risiko dan mendorong harga lebih tinggi.(yds)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF