Gold Jebol Dibawah $4.600, Dolar Mulai Menekan

📅 2026-08-28
🕐
📰 Sumber: Newsmaker.id

Harga

emas kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (27/8) setelah pemulihan tipis di

sesi Asia gagal bertahan. XAU/USD turun ke sekitar US$4.595 per troy ons,

menembus kembali area psikologis US$4.600, sementara

menembus kembali area psikologis US$4.600, sementara Dollar Index bertahan di

atas level 99,00.

Tekanan

bagi emas datang dari kombinasi dolar

bagi emas datang dari kombinasi dolar yang relatif kuat dan sikap investor

yang berhati-hati menjelang simposium Jackson Hole. Data inflasi PCE AS yang

dirilis sejak awal juga memaparkan tekanan harga masih berada jauh di atas

target 2% The Fed, sehingga bursa

target 2% The Fed, sehingga bursa tetap mempertimbangkan kemungkinan kebijakan

moneter yang ketat lebih lama.

Meski

demikian, ekspektasi kenaikan suku bunga September

demikian, ekspektasi kenaikan suku bunga September tidak berubah signifikan.

Berdasarkan CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga masih berada di sekitar

36%, menjelaskan peringkat belum sepenuhnya yakin The Fed akan melakukan pengetatan

tambahan dalam waktu dekat.

Dari

sisi teknikal, emas masih memiliki struktur jangka pendek yang relatif bullish

selama harga bertahan di atas SMA

selama harga bertahan di atas SMA 200-hari di sekitar US$4.525. RSI 14 turun ke

sekitar 66 setelah di awal berada di area jenuh beli, sementara MACD masih

berada di atas garis nol meskipun mulai merosot. Kondisi ini menyiratkan

momentum bullish melambat, tetapi belum sepenuhnya

momentum bullish melambat, tetapi belum sepenuhnya berubah berubah jadi bearish.

Support

terdekat berada di sekitar US$4.583, disusul area penting US$4.525. Jika level

tersebut ditembus secara meyakinkan, tekanan jual

tersebut ditembus secara meyakinkan, tekanan jual dapat membawa emas menuju

US$4.450, bahkan US$4.310. Sebaliknya, resistance utama masih berada di sekitar

US$4.700 dan kemudian US$4.775.

Analisis

Newsmaker : gold di tengah memasuki fase

koreksi setelah gagal menembus US$4.700. Selama area US$4.583–US$4.525 mampu

bertahan, koreksi masih dapat dianggap sebagai

bertahan, koreksi masih dapat dianggap sebagai konsolidasi dalam struktur

bullish. Namun, arah berikutnya sangat bergantung pada Jackson Hole. Nada Kevin

Warsh yang hawkish berpotensi memperpanjang tekanan menuju US$4.525, sementara

sinyal yang lebih lunak dapat membawa

sinyal yang lebih lunak dapat membawa gold kembali mencoba US$4.700.(yds)

Source:

Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF