Dolar Sentuh Level Terendah Dua Pekan seiring Penurnan Imbal Hasil
Dolar AS melemah sementara Obligasi Pemerintah AS (Treasuries) menguat, didorong meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat meski sesi perdagangan minim rilis data ekonomi. Investor semakin yakin The Federal Reserve akan memangkas suku bunga setidaknya 25 basis poin pada September, sejalan dengan pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang mendorong pemangkasan pada pertemuan berikutnya.
Pergerakan Pasar:
Bloomberg Dollar Spot index turun 0,3%, melanjutkan penurunan Selasa dan menyentuh titik terlemah sejak 28 Juli.
Pasangan EUR/USD naik 0,4% menjadi 1,1719, level tertinggi dua pekan.
Pasangan EUR/GBP turun 0,2% ke 0,8630, menuju penurunan lima hari beruntun—terpanjang sejak akhir Mei.
Pasangan USD/JPY melemah 0,5% ke 147,18, penurunan intraday terbesar dalam hampir seminggu.(yds)
Sumber: Bloomberg
Panduan & Informasi Resmi
Sumber
Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.
Peringatan Risiko
Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.
