Saturday, 7 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Tarif AS Dorong Permintaan Emas!

Tarif AS Dorong Permintaan Emas!

Harga Emas bertahan mendekati level tertinggi dalam sebulan karena kekhawatiran Pasar terhadap kebijakan Tarif AS kembali meningkat menjelang tenggat waktu 1 Agustus yang ditetapkan Presiden Donald Trump. Logam mulia ini diperdagangkan di sekitar $3.395 per ounce pada Selasa pagi di Singapura, setelah naik 1,4% pada sesi sebelumnya. Ketidakpastian terkait arah negosiasi perdagangan mendorong investor kembali ke aset aman seperti Emas.
Pernyataan terbaru dari Gedung Putih juga memperkuat sentimen risk-off di Pasar. Sekretaris Pers Karoline Leavitt mengatakan Trump kemungkinan akan mengeluarkan lebih banyak surat Tarif secara sepihak sebelum batas waktu 1 Agustus. Sementara itu, pelemahan Dolar AS — yang mencatat kinerja terburuknya dalam hampir sebulan — turut membuat harga Emas lebih menarik bagi pembeli global.
Investor kini juga tengah mencermati arah kebijakan suku bunga Federal Reserve, yang akan menggelar pertemuan pekan depan. Meskipun Pasar swap menunjukkan hampir nol peluang penurunan suku bunga dalam pertemuan tersebut, sebagian pelaku Pasar tetap memprediksi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar total 46 basis poin sepanjang tahun ini. Emas cenderung menguat ketika biaya pinjaman turun, karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil seperti Obligasi.
Sejauh tahun ini, Emas telah melonjak lebih dari 25%, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik seperti konflik di Ukraina dan Timur Tengah, serta kekhawatiran terhadap arah kebijakan perdagangan AS. Di Pasar logam mulia lainnya, pergerakan relatif stabil. Harga Perak dan platinum tidak banyak berubah, sementara palladium mencatatkan kenaikan. Indeks Dolar Bloomberg juga tidak mengalami perubahan besar pada pagi ini, setelah turun 0,5% di sesi sebelumnya.
Sumber: newsmaker.id

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.