Friday, 6 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Dunia Bangkit, Serangan Kapal Tanker Picu Kekhawatiran Pasokan!

🏠 Beranda › Berita › Minyak Dunia Bangkit, Serangan Kapal Tan…

Oil

📅 2026-11-06   🕐 08:36   ⏱️ 2 menit baca   📰 Sumber: newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga minyak dunia kembali

mengalami kenaikan pada perdagangan Asia, Jumat (6/11/2026), setelah serangkaian serangan

kepada kapal tanker di Timur Tengah meningkatkan kekhawatiran mengenai

gangguan pasokan energi internasional

gangguan pasokan energi internasional. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI)

naik 0,7% merupakan US$91,14 per barel, melanjutkan pemulihan setelah mengalami kenaikan

2,7% pada perdagangan sejak lama. Sementara itu, minyak Brent mencatat kenaikan

hampir 4% pada Kamis

hampir 4% pada Kamis. Meski mengalami pemulihan, kedua acuan minyak tersebut

masih berada di jalur penurunan mingguan yang tajam, dengan Brent ditaksir

turun lebih dari 15% dan WTI sekitar 12%.

Kenaikan harga minyak dipicu oleh

meningkatnya risiko keamanan jalur pelayaran di kawasan Timur Tengah, terutama

Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur utama distribusi energi dunia.

United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan sedikitnya lima

United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan sedikitnya lima

insiden yang melibatkan kapal sejak Minggu. Garda Revolusi Iran juga menyatakan

bahwa dua kapal tanker minyak dan sebuah kapal tunda terbakar dalam insiden

terpisah setelah mencoba melintasi jalur yang tidak mendapat izin

terpisah setelah mencoba melintasi jalur yang tidak mendapat izin. Di sisi

lain, Arab Saudi memperingatkan potensi ancaman keamanan di sekitar Yanbu,

pusat ekspor minyak di Laut Merah, bersamaan berlanjutnya serangan kelompok

Houthi yang bersekutu dengan Iran.

Sejak awal, harga minyak sempat

mengalami kejatuhan lebih dari 8% pada Rabu hingga mencapai level penutupan

terendah sejak 31 Agustus

terendah sejak 31 Agustus. Penurunan tersebut terjadi setelah kemenangan Partai

Demokrat dalam pemilu sela Amerika Serikat meningkatkan harapan bahwa tekanan

politik kepada pemerintahan Presiden Donald Trump dapat mempercepat upaya

penghentian perang AS-Israel dengan Iran

penghentian perang AS-Israel dengan Iran. Namun, optimisme tersebut mulai

berkurang karena perubahan keseimbangan politik di Washington belum menjamin

tercapainya kesepakatan damai ataupun pemulihan distribusi minyak melalui Selat

Hormuz. Ketidakpastian ini membuat pelaku peringkat kembali memperhitungkan risiko

gangguan pasokan energi.

Upaya diplomasi di kawasan Timur

Tengah masih berlangsung di tengah meningkatnya ancaman kepada pengiriman

Tengah masih berlangsung di tengah meningkatnya ancaman kepada pengiriman

minyak. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dilaporkan melakukan pembicaraan

melalui telepon dengan mitranya dari Arab Saudi dan Qatar mengenai perkembangan

diplomasi serta stabilitas kawasan

diplomasi serta stabilitas kawasan. Sementara itu, risiko pasokan juga muncul

dari konflik Rusia-Ukraina setelah Ukraina kembali melancarkan serangan

kepada fasilitas pengolahan minyak Rusia. Kilang Ryazan, salah satu kilang

terbesar di negara tersebut, dilaporkan merupakan sasaran serangan pesawat

terbesar di negara tersebut, dilaporkan merupakan sasaran serangan pesawat

nirawak pada malam hari. Perkembangan ini meningkatkan kekhawatiran kepada

potensi gangguan produksi dan distribusi energi di bursa internasional.

Newsmaker mencatat, kenaikan harga minyak

mencerminkan bahwa risiko gangguan pasokan masih merupakan perhatian utama

investor, meskipun harapan penyelesaian konflik Timur Tengah sempat memicu

penurunan harga yang tajam

penurunan harga yang tajam. Serangan kepada kapal tanker, ancaman terhadap

jalur distribusi Selat Hormuz, serta gangguan fasilitas energi Rusia berpotensi

menjaga volatilitas harga minyak dalam jangka pendek. Jika serangan terus

berlanjut dan jalur pengiriman minyak semakin terganggu, harga Brent dan WTI

berlanjut dan jalur pengiriman minyak semakin terganggu, harga Brent dan WTI

berpeluang kembali naik. Sebaliknya, kemajuan diplomasi antara AS dan Iran

yang disertai pemulihan distribusi energi dapat mengurangi kekhawatiran pasokan

dan kembali menekan harga minyak dunia.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Glossarium Trading

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.