Wednesday, 28 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Turun, Iran Buka Jalan Damai?

Minyak Turun, Iran Buka Jalan Damai?
Minyak Turun, Iran Buka Jalan Damai?

🏠 Beranda › Berita › Minyak Turun, Iran Buka Jalan Damai?

Oil

📅 2026-10-27   🕐 07:26   ⏱️ 2 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga minyak dunia kembali

merosot pada perdagangan Selasa (27/10/2026), memperpanjang penurunan untuk

hari kedua setelah muncul perkembangan positif dalam upaya diplomasi untuk

meredakan konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran

meredakan konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran. Minyak Brent untuk pengiriman

Desember turun 0,6% merupakan US$115,15 per barel pada pukul 08.12 waktu

Singapura, sementara West Texas Intermediate (WTI) merosot 0,5% ke level

US$101,28 per barel

US$101,28 per barel. Koreksi ini membawa minyak semakin menjauh dari posisi

tertinggi enam bulan terakhir, sejalan meningkatnya harapan bahwa konflik Timur

Tengah tidak akan berkembang merupakan perang yang lebih luas.

Harapan tersebut muncul setelah

sejumlah pejabat tinggi Arab Saudi, Pakistan, dan Turki mengunjungi Teheran

pada Senin untuk membahas kemungkinan penyelesaian konflik. Pertemuan tersebut

menghasilkan kesepakatan untuk melanjutkan pembicaraan, sementara Iran

menghasilkan kesepakatan untuk melanjutkan pembicaraan, sementara Iran

dikabarkan menjelaskan fleksibilitas kepada usulan pembukaan kembali Selat

Hormuz dengan syarat pembatasan Amerika Serikat dicabut dalam tujuh hari. Di

sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin juga dijadwalkan bertemu Presiden Iran

sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin juga dijadwalkan bertemu Presiden Iran

Masoud Pezeshkian dan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dalam

pertemuan energi di Moskow. Perkembangan ini memberikan harapan baru bagi

pemulihan stabilitas pasokan minyak internasional.

Meski demikian, risiko geopolitik

belum sepenuhnya mereda. Koalisi pimpinan Arab Saudi melaporkan telah

menghancurkan tiga drone di Riyadh setelah bentrokan dengan kelompok Houthi

menghancurkan tiga drone di Riyadh setelah bentrokan dengan kelompok Houthi

yang didukung Iran. Sementara itu, ketegangan di Lebanon kembali meningkat di

tengah laporan bahwa Hezbollah sedang mempersiapkan kemungkinan konflik

regional baru. Walaupun pengiriman minyak dari Timur Tengah telah pulih

mendekati tingkat sebelum perang, biaya pengangkutan masih tinggi. Kondisi

tersebut menyiratkan bahwa peringkat tetap memperhitungkan risiko gangguan pasokan

sewaktu-waktu, terutama pada jalur distribusi strategis seperti Selat Hormuz

sewaktu-waktu, terutama pada jalur distribusi strategis seperti Selat Hormuz.

Dari sisi peringkat, kontrak minyak

Brent masih menjelaskan kondisi backwardation, yaitu ketika harga kontrak

pengiriman terdekat lebih tinggi dibandingkan kontrak berikutnya

pengiriman terdekat lebih tinggi dibandingkan kontrak berikutnya. Selisih harga

kedua kontrak terdekat mencapai sekitar US$5 per barel pada Senin, meningkat

dari US$3,69 sepekan sejak lama. Kondisi ini mengindikasikan bahwa kekhawatiran

kepada ketersediaan pasokan jangka pendek masih kuat, meskipun harga minyak

kepada ketersediaan pasokan jangka pendek masih kuat, meskipun harga minyak

sedang mengalami koreksi. Investor juga mencermati pemilu Israel pada Selasa,

keputusan suku bunga Federal Reserve pada Rabu, serta pemilu paruh waktu AS

pada 3 November yang berpotensi memengaruhi perkembangan konflik dan psikologi pasar

pasar energi.

Pandangan kedepannya, gerakan harga minyak

kemungkinan tetap berfluktuasi karena bursa menghadapi dua psikologi pasar yang

kemungkinan tetap berfluktuasi karena bursa menghadapi dua psikologi pasar yang

saling berlawanan. Kemajuan diplomasi dan pulihnya aliran minyak dapat membuka

ruang koreksi lebih lanjut, sedangkan serangan baru kepada fasilitas energi

atau kegagalan perundingan berpotensi kembali mendorong harga naik

atau kegagalan perundingan berpotensi kembali mendorong harga naik. Meskipun

Brent mulai menjauh dari puncaknya, harga yang masih bertahan di atas US$115

memaparkan bahwa risiko pasokan belum hilang. Peringkat kini menunggu apakah upaya

diplomasi benar-benar menghasilkan kesepakatan atau hanya merupakan jeda

diplomasi benar-benar menghasilkan kesepakatan atau hanya merupakan jeda

sementara sebelum ketegangan kembali meningkat.

Disclaimer: artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Glossarium Trading

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.