Emas Terjebak, The Fed Siapkan Kejutan?

🏠 Beranda › Berita › Emas Terjebak, The Fed Siapkan Kejutan?
Gold
- (XAU/USD) turun tipis 0,2% merupakan US$4.007,66 per troy ounce pada pukul 07.47
- setelah emas mengalami tekanan jual tajam hingga menyentuh level terendah sejak
- dipengaruhi kekhawatiran inflasi akibat tingginya harga energi mancanegara
- sepenuhnya mereda
- tertekan meskipun dikenal sebagai instrumen investasi yang relatif aman
- bursa kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan Oktober
- dapat kembali menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun
- menilai emas perlu membentuk dasar harga yang kuat untuk menghentikan tekanan
- berpotensi kembali meningkat
- dovish dibandingkan ekspektasi bursa, emas berpeluang memperoleh dukungan dari
Harga emas dunia bergerak relatif
stabil pada perdagangan Selasa (27/10/2026), menjelang keputusan suku bunga
Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan berlangsung pekan ini. Emas spot
(XAU/USD) turun tipis 0,2% merupakan US$4.007,66 per troy ounce pada pukul 07.47
(XAU/USD) turun tipis 0,2% merupakan US$4.007,66 per troy ounce pada pukul 07.47
waktu Singapura, setelah mengalami kenaikan 0,5% pada sesi sejak lama. Gerakan ini
menjelaskan bahwa investor masih berhati-hati dalam mengambil posisi, terutama
setelah emas mengalami tekanan jual tajam hingga menyentuh level terendah sejak
setelah emas mengalami tekanan jual tajam hingga menyentuh level terendah sejak
pertengahan Juli pada Jumat lalu.
Tekanan terhadap emas masih
dipengaruhi kekhawatiran inflasi akibat tingginya harga energi mancanegara
dipengaruhi kekhawatiran inflasi akibat tingginya harga energi mancanegara. Meskipun
minyak dunia turun untuk hari kedua iring-iringan munculnya harapan baru dari upaya
diplomasi Amerika Serikat dan Iran, risiko kenaikan harga energi belum
sepenuhnya mereda
sepenuhnya mereda. Di sisi lain, emas juga terdampak gelombang aksi jual saham
teknologi pada pekan lalu. Sejumlah investor diduga melepas kepemilikan emas
untuk menutup kerugian pada komoditi lain, sehingga logam mulia tersebut ikut
tertekan meskipun dikenal sebagai instrumen investasi yang relatif aman
tertekan meskipun dikenal sebagai instrumen investasi yang relatif aman.
Dari sisi kebijakan moneter,
perhatian market tertuju pada pertemuan The Fed tanggal 27–28 Oktober. Pelaku
bursa kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan Oktober
bursa kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan Oktober
hanya sekitar 10%, sehingga keputusan mempertahankan bunga merupakan skenario
utama. Namun, tingginya harga energi masih menjaga ekspektasi bahwa The Fed
dapat kembali menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun
dapat kembali menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun. Kondisi ini membatasi
daya tarik emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga,
sementara instrumen berbunga merupakan relatif lebih menarik ketika suku bunga tetap
Dari sisi teknikal, emas berada
pada fase penting setelah mengalami penurunan tajam dalam beberapa pekan
terakhir. Kepala Riset komoditas Dunia Standard Chartered, Suki Cooper,
menilai emas perlu membentuk dasar harga yang kuat untuk menghentikan tekanan
menilai emas perlu membentuk dasar harga yang kuat untuk menghentikan tekanan
jual. Menurutnya, kawasan US$3.886 merupakan area support penting yang perlu
dipertahankan. Jika harga gagal menemukan dukungan teknikal, tekanan jual
berpotensi kembali meningkat
berpotensi kembali meningkat. Sebaliknya, kemampuan emas bertahan di sekitar
US$4.000 dapat merupakan langkah awal menuju pemulihan, meskipun belum cukup
untuk memastikan pembalikan tren.
Ke depan, arah harga emas akan sangat bergantung
pada keputusan suku bunga The Fed dan pernyataan Ketua The Fed mengenai prospek
kebijakan moneter hingga akhir tahun. Jika The Fed memberikan sinyal lebih
dovish dibandingkan ekspektasi bursa, emas berpeluang memperoleh dukungan dari
dovish dibandingkan ekspektasi bursa, emas berpeluang memperoleh dukungan dari
pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi. Sebaliknya, sikap yang
tetap hawkish dapat kembali menekan harga. Kini pertanyaan terbesar investor
adalah apakah US$4.000 mampu merupakan pijakan baru bagi emas atau justru menjadi
batas sebelum penurunan berikutnya.
📈 Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
📰 Sumber asli: newsmaker
Panduan & Informasi Resmi
Sumber
Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.
Peringatan Risiko
Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.
