Wednesday, 21 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Harga Emas Tertekan, Minyak dan Suku Bunga Jadi Beban!

Harga Emas Tertekan, Minyak dan Suku Bunga Jadi Beban!
Harga Emas Tertekan, Minyak dan Suku Bunga Jadi Beban!

🏠 Beranda › Berita › Harga emas Tertekan, Minyak dan Suku Bun…

Gold

📅 2026-10-21   🕐 12:11   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas XAU/USD berada di sekitar US$4.119 per troy ounce pada perdagangan Rabu (21/10), melanjutkan pelemahan untuk sesi keempat berturut-turut. Tekanan kepada logam mulia muncul setelah harga minyak kembali naik sehingga meningkatkan kekhawatiran inflasi, sementara investor mulai mengalihkan perhatian ke pertemuan kebijakan Federal Reserve pekan depan untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga berikutnya.

Kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran kepada pasokan energi dari Timur Tengah, terutama risiko gangguan pengiriman di Laut Merah dan ancaman terhadap infrastruktur minyak Arab Saudi. Kondisi ini membuat bursa kembali mempertimbangkan kemungkinan inflasi bertahan tinggi, yang berpotensi mendorong bank sentral mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama.

Di sisi lain, market hampir sepenuhnya mengisyaratkan The Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan 27-28 Oktober. Namun, peluang kenaikan pada bulan Desember masih berada di level tinggi. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya merupakan tekanan bagi emas karena meningkatkan daya tarik komoditas yang memberikan imbal hasil dibandingkan logam mulia yang tidak menghasilkan bunga.

Gerakan dolar AS juga merupakan perhatian karena indeks dolar mulai stabil setelah sejak awal mengalami pelemahan. Kondisi tersebut turut membatasi permintaan emas, sementara investor kini menunggu data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pekan depan yang menjadi salah satu indikator penting bagi The Fed dalam menilai tekanan inflasi.

Analisa Newsmaker: Emas masih menghadapi tekanan dari kombinasi harga minyak yang kembali naik, dolar yang mulai stabil, dan ekspektasi suku bunga tinggi. Selama inflasi belum memaparkan tanda-tanda mereda, ruang kenaikan emas cenderung terbatas. Namun, apabila ekspektasi kenaikan suku bunga mulai menurun, emas berpotensi mendapatkan momentum untuk kembali naik. (asd)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.