🏠 Beranda › Berita › emas Turun, Pasar Waspadai Inflasi AS!

Gold

Emas Turun, Pasar Waspadai Inflasi AS!

📅 2026-09-28   🕐 07:26   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas turun ke sekitar

US$4.253 per troy ounce pada perdagangan Senin (28/09), mendekati level

terendah dalam tujuh pekan. Tekanan kepada logam mulia meningkat bersamaan

kebuntuan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang menjaga harga minyak tetap

tinggi serta memperkuat kekhawatiran kepada tekanan inflasi.

Perhatian pasar kembali tertuju

pada Selat Hormuz setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal terbaru

pada Selat Hormuz setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal terbaru

Iran terkait pembukaan kembali jalur perdagangan energi strategis tersebut.

Trump mengungkapkan Iran telah mengambil posisi terlalu jauh, meski ia memperkirakan

pembicaraan kedua negara dapat kembali berlanjut pekan ini

pembicaraan kedua negara dapat kembali berlanjut pekan ini.

Di sisi lain, Iran masih

mempertahankan sejumlah persyaratan untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Ketidakpastian tersebut membuat risiko gangguan pasokan energi tetap merupakan

Ketidakpastian tersebut membuat risiko gangguan pasokan energi tetap merupakan

perhatian pasar, sehingga harga minyak bertahan tinggi. Kondisi ini berpotensi

menjaga tekanan inflasi dan pada akhirnya mendorong ekspektasi kebijakan

moneter AS tetap ketat.

Tekanan kepada emas juga datang

dari meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve masih dapat melakukan

kenaikan suku bunga tambahan

kenaikan suku bunga tambahan. Sejumlah pejabat The Fed menyoroti pertumbuhan

ekonomi dan pasar tenaga kerja AS yang masih cukup kuat, sementara inflasi yang

persisten membuat kebijakan suku bunga tinggi masih merupakan opsi untuk

mengendalikan tekanan harga.

Fokus investor pekan ini selanjutnya tertuju

pada data inflasi pilihan The Fed serta laporan tenaga kerja AS. Data-data

tersebut akan merupakan petunjuk penting mengenai arah kebijakan moneter

tersebut akan merupakan petunjuk penting mengenai arah kebijakan moneter

berikutnya. Jika tekanan inflasi tetap tinggi dan pasar tenaga kerja

menyiratkan ketahanan, ekspektasi kenaikan suku bunga berpotensi tetap kuat dan

dapat mempertahankan tekanan kepada harga emas.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF