Saturday, 7 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Stok AS Naik Tajam, Harga Minyak Tertekan

Stok AS Naik Tajam, Harga Minyak Tertekan
Stok AS Naik Tajam, Harga Minyak Tertekan

🏠 Beranda › Berita › Stok AS Naik Tajam, Harga Minyak Terteka…

📅 2026-09-22   🕐   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga minyak merosot pada perdagangan Rabu (16/9) setelah laporan bahwa Arab Saudi menawarkan tambahan kargo melalui Oman meredakan kekhawatiran gangguan pasokan Timur Tengah. Brent turun 1,55% ke US$107,06 per barel, sementara WTI melemah 2,46% merupakan US$103,23 per barel.

Arab Saudi dilaporkan menawarkan tambahan pasokan kepada kilang Asia melalui transfer ship-to-ship di dekat Pelabuhan Sohar, Oman, setelah serangan drone merusak pipa menuju Laut Merah. Langkah tersebut mengurangi kekhawatiran bahwa gangguan ekspor Saudi akan berlangsung lebih besar dan lebih lama dari perkiraan.

Namun, kondisi Selat Hormuz masih belum normal. Hanya empat kapal terlihat melintas pada Selasa, turun dari tujuh sehari sejak awal dan jauh di bawah rata-rata 10 hari sebanyak 18 kapal. Meski demikian, Macquarie menilai aliran minyak dan produk energi melalui jalur tersebut masih relatif bertahan di tengah meningkatnya konflik kawasan.

Market diesel juga tetap ketat

Market diesel juga tetap ketat. Gasoil Eropa sempat menyentuh level intraday tertinggi sejak April sebelum ditutup pada rekor tertinggi, sementara harga diesel rata-rata di AS telah melampaui US$6 per galon. Gangguan pasokan Timur Tengah dan masalah produksi kilang Rusia masih menopang harga bahan bakar.

Analisa Newsmaker: Tekanan kepada Brent dan WTI kini datang dari tambahan pasokan Saudi serta kenaikan stok minyak mentah AS sebesar 7,1 juta barel, jauh berlawanan dengan ekspektasi penurunan sekitar 1,6 juta barel. Namun, risiko kenaikan belum hilang karena lalu lintas Hormuz masih rendah dan market diesel tetap sangat ketat. Selama gangguan Timur Tengah dan Rusia berlanjut, harga minyak masih berpotensi bertahan di level tinggi meski mengalami koreksi jangka pendek. (arl)

Disclaimer: artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Glossarium Trading

Sumber

Artikel ini mengutip laporan Newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.