
🏠 Beranda › Berita › PPI dan Tenaga Kerja Solid, Gold Anjlok
PPI dan Tenaga Kerja Solid, Gold Anjlok
Harga emas mengalami tekanan jual tajam pada perdagangan Kamis (10/9), turun ke level terendah sesi setelah data terbaru menjelaskan market tenaga kerja AS masih relatif stabil. Spot gold terakhir diperdagangkan sekitar US$4.331,40 per troy ounce atau mengalami penurunan lebih dari 1% pada hari ini.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Initial Jobless Claims mencapai 206.000 pada pekan yang berakhir 5 September, turun tipis dari pekan sejak lama yang direvisi berubah jadi 207.000. Angka tersebut memaparkan tingkat pemutusan hubungan kerja masih rendah dan kondisi market tenaga kerja AS belum mengalami pelemahan signifikan.
Tekanan bagi emas juga datang setelah Producer Price Index (PPI) AS naik 0,4% secara bulanan pada Agustus, sesuai ekspektasi dan merupakan kenaikan terbesar dalam tiga bulan terakhir. Kenaikan terutama didorong harga barang yang melonjak 1,1%, termasuk harga diesel yang meningkat tajam sebesar 24,1%, menjelaskan tekanan energi masih cukup kuat.
Namun, Core PPI yang tidak memasukkan
Namun, Core PPI yang tidak memasukkan makanan dan energi hanya naik 0,2% secara bulanan, lebih rendah dari perkiraan peringkat sebesar 0,3% dan melambat dari kenaikan 0,3% pada Juli. Secara tahunan, Core PPI terekam sebesar 4,6%. Hasil ini menjelaskan tekanan inflasi dasar belum sepanas kenaikan headline PPI.
Kombinasi peringkat tenaga kerja yang tetap solid dan headline PPI yang tinggi memberikan Federal Reserve ruang untuk mempertahankan sikap hawkish. Kondisi tersebut dapat menjaga yield Treasury dan dolar AS tetap tinggi, sehingga meningkatkan opportunity cost memegang emas yang tidak memberikan bunga.
Meski demikian, Core PPI yang lebih rendah dari perkiraan sedikit mengurangi tekanan bagi emas karena menyiratkan lonjakan harga energi belum sepenuhnya menyebar ke seluruh komponen inflasi. Karena itu, market kini akan sangat bergantung pada data CPI AS untuk memastikan apakah tekanan inflasi benar-benar cukup kuat untuk mendorong kenaikan suku bunga The Fed.
Analisa Newsmaker: penurunan emas ke sekitar
Analisa Newsmaker: penurunan emas ke sekitar US$4.331 mencerminkan respons bursa bagi kombinasi tenaga kerja AS yang masih kuat, yield tinggi, dan headline PPI yang tetap panas. Namun, Core PPI 0,2% yang lebih lunak dari ekspektasi membuat sinyal inflasi merupakan campuran. Jika CPI berikutnya juga memaparkan inflasi inti yang jinak, tekanan terhadap Gold dapat mereda dan membuka peluang rebound. Sebaliknya, CPI yang panas berpotensi memperkuat ekspektasi kenaikan bunga dan menekan emas lebih dalam. (arl)
Sumber : Newsmaker.id
