
🏠 Beranda › Berita › emas Rebound, Dolar dan CPI Masih Mengin…
Gold
Emas Rebound, Dolar dan CPI Masih Mengintai
Harga emas sedikit melonjak pada perdagangan Jumat (11/9), bertahan di sekitar US$4.350 per troy ounce pada paruh pertama sesi Eropa. Namun, momentum kenaikan masih terbatas karena investor memilih menunggu data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat yang berpotensi menentukan arah kebijakan Federal Reserve pekan depan.
Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed kembali meningkat setelah data Producer Price Index (PPI) AS memaparkan tekanan inflasi masih kuat. PPI utama naik 5,4% secara tahunan pada Agustus, lebih tinggi dari 4,8% pada Juli dan melampaui perkiraan 5,3%. Sementara Core PPI meningkat 4,6% secara tahunan dari 4,3% sejak awal.
Data tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa inflasi masih sulit turun, terutama setelah harga minyak melonjak akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Market juga memperhitungkan sekitar 80 basis poin tambahan pengetatan The Fed hingga pertengahan 2027, sehingga dolar AS tetap mendapat dukungan dan membatasi kenaikan emas.
Tekanan inflasi energi semakin besar setelah
Tekanan inflasi energi semakin besar setelah harga minyak mencapai level tertinggi sejak Mei. Ketegangan AS–Iran terus meningkat, sementara kelompok Houthi yang didukung Iran memperkuat posisi di sekitar Mocha dan Bab al-Mandeb. Kondisi tersebut meningkatkan risiko gangguan pasokan minyak dan menjaga premi geopolitik tetap tinggi.
Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik masih memberikan dukungan bagi emas sebagai komoditas safe haven. Namun, jika CPI AS kembali menyiratkan inflasi yang tinggi, dolar dan yield Treasury berpotensi kembali naik dan menekan bullion.
Analisa Newsmaker: Gold di tengah berada dalam kondisi tarik-menarik antara permintaan safe haven dan tekanan dari prospek suku bunga tinggi. Rebound menuju US$4.450 belum menyiratkan momentum bullish yang kuat. CPI AS berubah jadi katalis utama; inflasi yang lebih panas dapat kembali menekan emas, sementara data yang lebih lunak berpotensi membuka ruang pemulihan lebih besar setelah tekanan sepanjang pekan ini. (arl)
