Emas Konsolidasi, CPI AS Jadi Penentu Arah Berikutnya

🏠 Beranda Berita emas Konsolidasi, CPI AS Jadi Penentu Ar…

Gold

Emas Konsolidasi, CPI AS Jadi Penentu Arah Berikutnya

📅 2026-09-08   🕐 07:15   ⏱️ 2 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas bergerak relatif

stabil pada perdagangan Selasa (8/9), bertahan di sekitar US$4.400 per troy

ounce setelah kehilangan sekitar 1,5% dalam dua sesi di awal. Gerakan

emas masih berada dalam tarik-menarik antara

emas masih berada dalam tarik-menarik antara tekanan dari meningkatnya ekspektasi

kenaikan suku bunga Federal Reserve dan dukungan dari pelemahan dolar AS serta

ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Data tenaga kerja AS yang kuat

pekan lalu membuat peringkat kembali memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga

The Fed sekitar 60%. Ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat berubah jadi

hambatan bagi emas karena logam mulia

hambatan bagi emas karena logam mulia tidak memberikan bunga atau imbal hasil.

Investor kini menunggu data inflasi AS akhir pekan ini yang akan memberikan

petunjuk lebih jelas mengenai keputusan The Fed pada pertemuan September.

Di sisi lain, emas mendapat

dukungan dari pelemahan dolar AS. Greenback sejak awal turun ke level terendah

sejak Februari kepada yen Jepang setelah meningkatnya ekspektasi pengetatan

Bank of Japan. Dolar yang lebih

Bank of Japan. Dolar yang lebih lemah secara umum membuat emas lebih murah bagi

pembeli yang menggunakan mata uang lain, sehingga membantu membatasi tekanan

jual pada bullion.

Ketegangan antara Amerika Serikat

dan Iran di kawasan Selat Hormuz juga tetap menjaga permintaan safe haven.

Konflik tersebut telah mendorong harga minyak ke level tertinggi enam pekan,

dengan Brent ditutup di US$97,31 per

dengan Brent ditutup di US$97,31 per barel dan sempat menyentuh US$98,06.

Kenaikan energi sekaligus meningkatkan risiko inflasi, sehingga dampaknya

kepada emas tetap dua arah: mendukung permintaan komoditas aman tetapi juga

memperbesar peluang kebijakan moneter lebih ketat.

Secara lebih luas, emas masih

bergerak dalam rentang yang relatif sempit sejak rebound dari area US$4.000

pada Juli. Investor jangka panjang juga

pada Juli. Investor jangka panjang juga tetap mencermati pembelian bank sentral

dan permintaan emas sebagai lindung nilai kepada risiko pelemahan mata uang

serta ketidakpastian makroekonomi.

Emas kini masih menjelaskan

pola konsolidasi di sekitar US$4.400. Pelemahan dolar dan risiko geopolitik

berubah jadi penahan penurunan, sementara peluang kenaikan bunga The Fed membatasi

penguatan. CPI AS berubah jadi katalis

penguatan. CPI AS berubah jadi katalis utama berikutnya; inflasi yang lebih panas

berpotensi kembali menekan emas, sementara data yang lebih lunak dapat membuka

ruang rebound menuju area resistance yang lebih tinggi.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF