
🏠 Beranda › Berita › Saudi Aramco Tahan Harga Arab Light Okto…
Oil
Saudi Aramco Tahan Harga Arab Light Oktober
- mengejutkan peringkat karena sejak awal pelaku
- bagi Iran pada Februari. Gangguan terhadap
- 30%, sementara harga produk energi juga
- pekan ini. Ekspor minyak Arab Saudi
- Untuk mengurangi ketergantungan kepada terminal utama
- menginformasikan kebutuhan minyak Arab Light yang
- Namun, rute alternatif tersebut membawa konsekuensi
- memutar mengelilingi Afrika sebelum mencapai Laut
- kemungkinan berubah jadi strategi mempertahankan pangsa
- semakin banyak ditawarkan melalui titik pengiriman
- Mediterania, harga minyak Saudi tetap tidak
Saudi Aramco mempertahankan harga minyak mentah
unggulannya, Arab Light, untuk pengiriman Oktober ke Asia, meski bursa minyak
Timur Tengah terus melonjak di tengah meningkatnya risiko geopolitik dan
gangguan jalur pengiriman di kawasan.
Harga Arab Light untuk pembeli Asia dipertahankan pada
diskon US$2 per barel bagi harga acuan. Keputusan tersebut cukup
mengejutkan peringkat karena sejak awal pelaku
mengejutkan peringkat karena sejak awal pelaku industri memperkirakan Saudi Aramco
akan menaikkan harga sekitar US$5 per barel. Langkah ini dinilai memaparkan
upaya produsen minyak terbesar Arab Saudi tersebut untuk menjaga daya saing di
pasar Asia.
Market minyak kawasan Timur Tengah mengalami tekanan besar
sejak konflik regional meningkat setelah serangan Amerika Serikat dan Israel
bagi Iran pada Februari. Gangguan terhadap
bagi Iran pada Februari. Gangguan terhadap infrastruktur energi serta
terbatasnya aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz membuat pasokan semakin
ketat. Sejak konflik dimulai, harga minyak mentah telah melonjak lebih dari
30%, sementara harga produk energi juga
30%, sementara harga produk energi juga meningkat tajam.
Risiko distribusi semakin besar setelah sebuah kapal
tanker Saudi dilaporkan terkena serangan yang menewaskan dua awak kapal pada
pekan ini. Ekspor minyak Arab Saudi
pekan ini. Ekspor minyak Arab Saudi turut merosot ke level terendah dalam
beberapa tahun karena gangguan di Laut Merah dan kawasan Teluk membuat
pengiriman dari kedua sisi pantai negara tersebut semakin sulit.
Untuk mengurangi ketergantungan kepada terminal utama
Untuk mengurangi ketergantungan kepada terminal utama
Ras Tanura di Teluk Persia, Saudi Aramco meningkatkan pengiriman minyak melalui
jaringan pipa menuju pelabuhan Yanbu di Laut Merah. Pembeli juga diminta
menginformasikan kebutuhan minyak Arab Light yang
menginformasikan kebutuhan minyak Arab Light yang dapat diambil melalui Yanbu
atau Sidi Kerir apabila penutupan atau gangguan di Selat Hormuz terus
berlangsung.
Namun, rute alternatif tersebut membawa konsekuensi
Namun, rute alternatif tersebut membawa konsekuensi
berupa waktu perjalanan dan biaya logistik yang lebih tinggi. Serangan kelompok
Houthi di Laut Merah bagian selatan juga memaksa sejumlah kapal mengambil jalur
memutar mengelilingi Afrika sebelum mencapai Laut
memutar mengelilingi Afrika sebelum mencapai Laut Merah dari arah utara,
menambah tekanan biaya bagi pembeli minyak Asia.
Keputusan Aramco menahan harga minyak ringan untuk Asia
kemungkinan berubah jadi strategi mempertahankan pangsa
kemungkinan berubah jadi strategi mempertahankan pangsa bursa di tengah kenaikan
harga minyak dari produsen Timur Tengah lainnya. Harga yang lebih kompetitif
juga dapat membantu mengimbangi sebagian biaya tambahan yang muncul akibat
perjalanan kapal yang lebih panjang.
Di sisi lain, Saudi Aramco menaikkan harga Arab Medium
dan Arab Heavy masing-masing sebesar US$1 per barel. Jenis minyak tersebut
semakin banyak ditawarkan melalui titik pengiriman
semakin banyak ditawarkan melalui titik pengiriman di luar Selat Hormuz sejalan
produsen Teluk mencari alternatif untuk menjaga kelancaran pasokan.
Untuk pembeli di Eropa Barat Laut dan kawasan
Mediterania, harga minyak Saudi tetap tidak
Mediterania, harga minyak Saudi tetap tidak berubah. Sementara itu, seluruh
jenis minyak yang dikirim ke Amerika Serikat dinaikkan sebesar US$1 per barel,
mencerminkan perbedaan kondisi permintaan dan biaya distribusi di masing-masing
kawasan.s(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id
