GOLD

Trading Emas Menguat, Debasement Trade Kembali Jadi Penggerak

📅 2026-08-24
🕐 18:38
📰 Sumber: Newsmaker.id

Harga

emas melanjutkan penguatan dan mencapai level tertinggi dalam lebih dari tiga

bulan setelah langkah agresif Departemen Keuangan AS di market obligasi kembali

memicu kekhawatiran bagi kondisi fiskal Amerika

memicu kekhawatiran bagi kondisi fiskal Amerika dan dampaknya terhadap

dolar. Harga emas naik hingga 1,2% menembus US$4.650 per ons, level intraday

tertinggi sejak pertengahan Mei.

Reli

emas semakin kuat setelah Treasury AS secara mengejutkan meningkatkan program

buyback obligasi pemerintah jangka panjang. Langkah tersebut sempat menekan

yield Treasury dan mengalami penurunankan dolar,

yield Treasury dan mengalami penurunankan dolar, sehingga meningkatkan daya tarik emas

sebagai aset lindung nilai. Dalam sepekan terakhir, emas telah mencatat

kenaikan lebih dari 5% dan membukukan kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.

Kebijakan

intervensi langsung bagi bursa obligasi kembali menghidupkan kekhawatiran

mengenai inflasi, pelemahan dolar, serta keberlanjutan utang pemerintah AS.

Kondisi tersebut memunculkan kembali narasi debasement

Kondisi tersebut memunculkan kembali narasi debasement trade, yaitu perpindahan

investor ke aset yang dianggap mampu menjaga nilai ketika mata uang mengalami

tekanan.

Menurut

Justin Lin dari global X ETFs,

terdapat peluang aliran dana makro berpindah lebih besar ke logam mulia akibat

meningkatnya kekhawatiran terhadap pelemahan nilai mata

meningkatnya kekhawatiran terhadap pelemahan nilai mata uang. kondisi pasar tersebut

juga diperkuat oleh pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang membuka

kemungkinan memperluas program buyback obligasi untuk menekan biaya utang

pemerintah.

Permintaan

investor kepada emas juga semakin terlihat melalui produk Strategi Investasi berbasis

emas. ETF emas yang dipantau Bloomberg

emas. ETF emas yang dipantau Bloomberg mencatat tambahan lebih dari 28 ton

sepanjang pekan lalu, jatuh ke arus masuk terbesar sejak Januari. Selain itu,

aktivitas opsi call pada SPDR Gold Shares meningkat ke level tertinggi sejak

Maret, menjelaskan investor mulai bertaruh terhadap

Maret, menjelaskan investor mulai bertaruh terhadap kelanjutan kenaikan harga

emas.

Analisis

Newsmaker: emas di tengah mendapatkan

dukungan kuat dari kombinasi pelemahan dolar, kekhawatiran utang AS, dan

meningkatnya permintaan safe haven. Namun, setelah reli tajam dalam beberapa

sesi terakhir, potensi konsolidasi tetap perlu

sesi terakhir, potensi konsolidasi tetap perlu diwaspadai. Risiko utama bagi emas

berasal dari kemungkinan kenaikan kembali real yield Treasury atau penguatan

dolar AS. Selama bursa masih melihat kebijakan Treasury sebagai tanda tekanan

fiskal, tren bullish emas masih memiliki

fiskal, tren bullish emas masih memiliki peluang untuk berlanjut.(yds)

Sumber:

Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF