Analisis Dolar Ditopang Risiko Perang - Data Pasar 2026-07-20

Dolar Ditopang Risiko Perang

Dolar AS menguat tipis pada perdagangan Senin (20/7), didukung meningkatnya permintaan aset safe haven setelah konflik Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Investor cenderung mencari perlindungan di aset Dolar di tengah risiko geopolitik yang masih tinggi.
Penguatan Dolar terjadi saat harga Minyak Brent sempat naik ke sekitar US$90 per barel. Kenaikan Minyak dipicu oleh serangan AS terhadap Iran untuk malam kesembilan berturut-turut, setelah tewasnya personel militer AS di Yordania.
Indeks Dolar AS bergerak stabil di sekitar 100,76. Selain konflik Timur Tengah, sentimen terhadap Dolar juga didukung oleh ekspektasi bahwa suku bunga AS dapat bertahan tinggi lebih lama jika tekanan inflasi kembali meningkat akibat kenaikan harga energi.
Dari sisi perdagangan global, ketegangan AS-China kembali menjadi perhatian setelah Presiden Donald Trump menuduh China ikut campur dalam pemilu AS 2020. Kekhawatiran ini menekan sentimen Pasar, terlebih di tengah hubungan dagang yang masih rapuh setelah perang Tarif tahun lalu.
Namun, Penguatan Dolar mulai terbatas setelah imbal hasil Treasury AS melemah, menyusul data inflasi AS yang lebih lunak pada pekan lalu. Harga Minyak juga sempat berbalik turun setelah Iran memberi sinyal bahwa negosiasi dengan AS masih bisa dilakukan berdasarkan kepentingan nasional.
Dampaknya ke market, Dolar AS masih berpeluang ditopang sentimen safe haven selama konflik AS-Iran belum mereda. Namun, jika harga Minyak terus turun dan peluang diplomasi makin kuat, Penguatan Dolar bisa tertahan. Sementara itu, Harga Emas berpotensi bergerak terbatas, Minyak tetap volatil, dan euro serta pound dapat mengambil momentum jika tekanan terhadap greenback melemah.(arl)
Sumber : newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

By IT EF